Usia 77 Tahun tapi HUT Sumbar Baru Diperingati 4 Kali, Ini Alasannya

Sumatera Barat

Usia 77 Tahun tapi HUT Sumbar Baru Diperingati 4 Kali, Ini Alasannya

Jeka Kampai - detikSumut
Jumat, 30 Sep 2022 11:05 WIB
Ilustrasi Istana Pagaruyung
Istana Pagaruyung, salah satu ikon Sumatera Barat. (I Gede Leo Agustina/d'Traveler)
Padang -

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77. pada 1 Oktober 2022. Tapi tahukah Anda, meski sudah berusia 77 tahun, peringatan hari lahir Provinsi Sumbar baru dilaksanakan empat kali sejak 2019 lalu? Berikut penjelasannya.

Hari jadi Provinsi Sumatera Barat baru dimulai tahun 2019, sejalan dengan keluarnya Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019. Melalui proses yang panjang, akhirnya disepakati tanggal 1 Oktober 1945 sebagai hari lahir provinsi itu.


Ketua DPRD Sumbar, Supardi menjelaskan, penetapan 1 Oktober 1945 sebagai hari jadi bertepatan dengan dibentuknya Keresidenan Sumatera Barat. Dahulu, keresidenan dibentuk bersamaan dengan pengambilalihan pemerintahan dari tangan penjajahan Jepang.


"Momentum menetapkan tanggal 1 Oktober 1945 sebagai titik tolak Hari Jadi Sumbar adalah rapat KNID-SB yang memutuskan untuk membentuk kembali Keresidenan Sumbar dan sekaligus pengambilalihan kekuasaan Keresidenan dari tentara pendudukan Jepang oleh pemuda-pemudi yang dimotori oleh M Syafei, Dr M Djamil, dan Rasuna Said," jelas Supardi, Jumat (30/9/2022).

Dia mengatakan, penetapan tanggal hari lahir ini telah melalui pertimbangan mendalam serta memperhatikan nilai-nilai dan heroisme yang terkandung di dalamnya serta dukungan data-data autentik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Khusus pada peringatan HUT ke-77 Provinsi Sumbar tahun ini, sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir. Para tamu undangan itu akan hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sumbar, besok.

Sumando Minang yang juga Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla akan hadir dan berpidato dalam Rapat Paripurna Istimewa itu.

Sumando merupakan sebutan untuk lelaki luar Sumatera Barat yang memiliki istri orang Minang. Sebagaimana diketahui, Mufidah Jusuf Kalla adalah perempuan asli Minang yang berasal dari Tanah Datar, Sumatera Barat.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sumbar, Raflis menyebutkan, peringatan hari jadi akan dilakukan dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumatera Barat di gedung Dewan.

Selain Jusuf Kalla, juga diundang Sejawaran Asvi Warman Adam yang saat ini menjadi peneliti senior di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Pada peringatan ke-77 ini, kita mengundang tokoh nasional yang juga Sumando Minang Pak Jusuf Kalla dan Prof.Asvi Warman Adam," kata Raflis.

Selain paripurna Istimewa, DPRD Sumbar juga menggelar kuliner rakyat, yang akan menyajikan berbagai makanan khas Minang, dengan tatanan sederhana.



Simak Video "Menikmati Aneka Kuliner Khas di Sumatera Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)