PT Mega Solar Indonesia Tutup Sementara, 156 Karyawan Terancam PHK

Kepulauan Riau

PT Mega Solar Indonesia Tutup Sementara, 156 Karyawan Terancam PHK

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 10 Jul 2026 12:10 WIB
Ilustrasi PHK
Ilustrasi PHK (Foto: Ilustrator: Edi Wahyono)
Batam -

PT Mega Solar Indonesia menghentikan sementara operasional perusahaannya setelah mengalami kekosongan pesanan produksi. Akibat kondisi tersebut, sebanyak 156 karyawan terdampak dan terancam mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim pembinaan ke perusahaan menyusul beredarnya informasi di mengenai penutupan PT Mega Solar Indonesia.

"Hasil pertemuan dengan manajemen, perusahaan menjelaskan bahwa penutupan ini bersifat sementara, bukan tutup permanen," kata Yudi, Jumat (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil penelusuran Disnaker, PT Mega Solar Indonesia yang bergerak di bidang produksi panel surya telah beroperasi sejak Oktober 2004. Perusahaan mulai menghentikan operasional sementara sejak 2 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

Dari keterangan manajemen, penghentian operasional dilakukan karena perusahaan tidak lagi menerima pesanan. Order terakhir yang dikerjakan berasal dari Juni 2026 dan hingga kini belum ada kontrak baru yang masuk.

"Perusahaan masih berupaya mencari order baru. Operasional akan kembali dibuka apabila pesanan sudah tersedia, namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan itu akan terjadi," ujarnya.

Terkait nasib para pekerja, manajemen memastikan hak-hak 156 karyawan yang terdampak PHK akan dibayarkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejauh ini, Disnaker Kota Batam menyebut belum ada gejolak maupun perselisihan hubungan industrial akibat PHK tersebut. Para pekerja disebut telah memahami kondisi yang dihadapi perusahaan.

"Untuk pengawasan lebih lanjut terkait proses PHK dan pemenuhan hak-hak pekerja menjadi kewenangan Disnaker Provinsi Kepulauan Riau," ujarnya.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads