Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kota Binjai terpantau relatif stabil, khususnya pada komoditas cabai. Namun, kenaikan justru terjadi pada tomat dan beberapa jenis sayuran akibat keterbatasan pasokan.
Butet, seorang pedagang di Pasar Tavip Binjai, mengatakan harga cabai saat ini masih tergolong normal dan stabil, meski terdapat perbedaan harga berdasarkan kualitas.
"Cabai merah masih standar, yang kualitas bagus sekitar Rp 18 ribu per kilogram. Memang beda-beda tergantung kualitasnya, ada yang Rp 16 ribu juga," ujarnya saat ditemui di lapaknya, Senin (13/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, harga cabai rawit justru mengalami penurunan. Butet menyebut harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram.
"Yang turun itu cabai rawit, sekarang cuma Rp 10 ribu, ada juga yang Rp 12 ribu," katanya.
Berbeda dengan cabai, komoditas tomat justru mengalami kenaikan harga. Hal ini dipicu oleh terbatasnya stok di pasaran.
"Tomat yang naik, barangnya lagi sedikit. Sekarang Rp 10 ribu per kilogram, itupun kualitasnya nggak kaya biasanya," tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Desy, pedagang di Pasar Kebun Lada Binjai. Ia menyebut harga cabai di lapak miliknya masih cenderung stabil tanpa kenaikan atau penurunan signifikan.
"Cabai masih stabil, nggak naik kali, nggak turun kali. Cabai merah Rp 24 ribu, rawit Rp 28 ribu, cabai hijau Rp 26 ribu per kilogram," jelasnya.
Namun, Desy mengungkapkan kenaikan harga terjadi pada sejumlah sayuran, termasuk tomat, kentang, dan timun.
"Sayur yang naik ini. Tomat sebelumnya Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu, sekarang udah Rp 14 ribu. Kentang sama timun juga naik," pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh Laila Syakira peserta program Maganghub Kemenaker di detikcom.
(afb/afb)











































