Pandemi Melandai, Industri Pernikahan di Medan Makin Menggeliat

Pandemi Melandai, Industri Pernikahan di Medan Makin Menggeliat

Kartika Sari - detikSumut
Minggu, 02 Okt 2022 14:26 WIB
Calon pengantin saat berkonsultasi bersama vendor pernikahan di Medan
Foto: Calon pengantin saat berkonsultasi bersama vendor pernikahan di Medan (Kartika/detikSumut)
Medan -

Melandainya pandemi virus Corona berdampak positif terhadap industri wedding organizer (WO). Kini industri jasa itu mulai menggeliat kembali.

"Melandainya pandemi dan tidak diberlakukannya lagi PPKM memang menjadi awal menggeliatnya industri pernikahan atau usaha wedding organizer (WO). Sayangnya, meskipun usaha WO mulai menggeliat di tahun ini, dari beberapa responden pengusaha WO mengklaim bahwa terjadi penurunan permintaan jasa WO dibandingkan masa sebelum pandemi," ungkap Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, Minggu (2/10/2022).

Dikatakan Gunawan, dari beberapa sampel pengusaha di Medan, permintaan jasa WO turun 30 hingga 40 persen di tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi. Sementara itu, bila dibandingkan dengan tahun 2021, permintaan naik sekitar 90 persen.


Director of The Signature Event Planner, Feramokz menyebut pihaknya optimis menggelar kembali kegiatan 'wedding expo' bertajuk 'Festivals of Love' di Medan karena melihat peluang yang kembali terbuka seiring dengan terus melandainya kasus pandemi.

"Kami bangkit kembali bersama teman vendor lainnya agar bisa membantu calon pengantin mewujudkan pernikahan impian mereka. Dengan bertatap muka, tentu calon pengantin lebih nyaman karena bisa melihat langsung barang-barang atau fasilitas yang ditawarkan vendor. Kita pilih di Grand City Hall karena pernah bekerjasama sebelumnya dan berjalan sukses jadi ingin mengulang momen itu," ujar Fera.

Ia menambahkan, kegiatan yang digelar mulai 29 September hingga hari ini (2/10/2022) melibatkan 26 vendor (head to toe vendor).

"Sejak tanggal 29 September hingga hari Sabtu sudah ada sebanyak 70 tamu atau calon pengantin yang berkunjung ke expo ini. Saya lihat antusias masyarakat Medan lumayan baik, antusias ya. Biasanya di hari pertama itu sepi, tapi kemarin cukup banyak pasangan yang datang," tuturnya.

Disebutkannya, untuk hari pertama dan kedua, penjualan yang sudah deal mencapai Rp500 jutaan. Ia berharap hingga hari terakhir ini ada sebanyak mungkin orang datang ke expo tersebut dan melakukan 'dealing'.

"Kita harap tamu-tamu calon pengantin ini bisa mendapatkan semua keperluan pernikahan mereka dengan harga yang lebih sesuai budget dan pastinya mendapatkan jasa dan barang yang terbaik yang diberikan vendor. Kita sih optimis untuk mengadakan expo serupa di tahun-tahun berikutnya," ucapnya.

Sementara itu, Director Sales and Marketing of Grand City Hall, Lisa menyampaikan bahwa pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan meski sudah banyak event yang diterima di hotelnya. Seperti pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker, jaga jarak dan pengaturan kapasitas maksimum di dalam ruangan.



Simak Video "Solusi Praktis Bagi yang Ingin Jajal Bisnis Minuman Kekinian"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)