Dihantui Resesi, Rupiah Dan IHSG Terpuruk di Awal Pekan

Dihantui Resesi, Rupiah Dan IHSG Terpuruk di Awal Pekan

Kartika Sari - detikSumut
Senin, 26 Sep 2022 20:30 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Medan -

Kinerja mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini berkinerja lebih buruk dari sebelumnya. Pada perdagangan sore kinerja mata uang Rupiah melemah dikisaran level Rp 15.120 per US Dolar.

"Kinerja mata uang Rupiah selama sesi perdagangan hari ini berada di zona merah, dan kinerjanya konsisten tidak banyak perubahan selama sesi perdagangan," ungkap Ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Senin (26/9/2022).

Dikatakan Gunawan, Rupiah langsung melemah di atas Rp 15.100/US Dolar tidak berselang lama setelah pembukaan, bertahan di atas level tersebut hingga sesi perdagangan usai.


"Kinerja mata uang US Dolar yang menguat terhadap sejumlah mata uang dunia menjadi pemicu pelemahan Rupiah pada perdagangan hari ini," ujarnya.

Sementara itu, kinerja IHSG juga sempat melemah hingga mendekati 2%. Hanya saja IHSG mampu mengurangi kekalahannya dan ditutup turun 0.71% di level 7.127,50.

"IHSG mampu melawan tekanan seiring dengan membaiknya kinerja bursa di eropa di sesi pembukaan, memberikan angin segar sehingga IHSG mampu berbalik sekalipun tetap ditutup di zona merah," tutur Gunawan.

Disisi lain, harga emas juga mengalami tekanan pada perdagangan hari ini. Meskipun sejauh ini mampu menutup kerugiannya.

"Emas yang harganya sempat tertekan dikisaran US$ 1.635 per Ons troy, berangsur membaik pada perdagangan sore ini. Sejauh ini emas ditransaksikan di kisaran level US$ 1.645 per ons troy, atau berada di kisaran Rp 802 ribu per gramnya," pungkasnya.



Simak Video "Solusi Praktis Bagi yang Ingin Jajal Bisnis Minuman Kekinian"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)