Minta Mendag Turunkan HET Migor, Begini Temuan Terbaru KPPU di Medan

Minta Mendag Turunkan HET Migor, Begini Temuan Terbaru KPPU di Medan

Kartika Sari - detikSumut
Sabtu, 10 Sep 2022 22:00 WIB
minyak goreng curah/Aulia Damayanti
Foto: minyak goreng curah/Aulia Damayanti
Medan -

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengusulkan ke Kementerian Perdagangan untuk mengubah Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng atau migor curah atau kemasan sederhana dan kemasan premium. Hal ini diminta seiring dengan menurunnya harga minyak crude palm oil (CPO).

KPPU Kanwil Medan juga turut memantau pergerakan harga minyak goreng curah di Kota Medan yang perlahan juga mulai turun. Berdasarkan catatan KPPU pada minggu I September, harga migor curah terpantau sekitar Rp 13.050, padahal pada Minggu I bulan sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 11.900.

Sementara itu, untuk minyak goreng kemasan premium seharga Rp 23.200. Harga tersebut belum beranjak turun dibandingkan harga awal bulan Agustus.


"Di pasar sudah banyak ditemukan harga minyak goreng curah di bawah HET, sudah saatnya pemerintah mengupdate HET dari Rp 14 ribu menjadi sekitar Rp 12 ribu. Karena jangan justru HET menjadi acuan bagi pelaku usaha untuk mengambil margin berlebih, padahal harga keekonomian sudah jauh di bawah HET," ungkap Kepala KPPU Medan Ridho Pamungkas, Sabtu (10/9/2022).

Ridho mengatakan walaupun harga minyak goreng masih belum dapat turun, harusnya harga Tandan Buah Segar (TBS) juga mengalami kenaikan. Hal ini agar para petani sawit juga turut dapat merasakan keuntungan.

"Ataupun jika harga seperti sekarang, TBS-nya mesti mengalami kenaikan di atas 2.500/kg sehingga terbentuk ratio harga yang lebih adil dan petani sawit juga ikut merasakan keuntungan dari harga minyak goreng saat ini," pungkasnya.

Adapun minyak goreng curah atau kemasan sederhana ke besaran di bawah Rp14.000 per liter, tepatnya di kisaran Rp12.000 per liter untuk minyak goreng curah atau kemasan sederhana dan Rp17.000 per liter untuk kemasan premium yang saat ini masih berada di harga Rp 20 ribuan.

Dalam proses pengawasan, KPPU menemukan bahwa jika mengacu kepada data pergerakan harga TBS-CPO-minyak goreng sampai Agustus 2022, fluktuasi harga CPO (internasional maupun domestik) sudah relatif stabil mendekati pergerakan harga periode Juli 2021 yang sudah di atas Rp 10 ribuan.

Namun sampai saat ini data menunjukkan harga minyak goreng belum menunjukkan penurunan yang substansial baik yang kemasan premium maupun kemasan sederhana (curah).



Simak Video "Halo Pak Mendag! Ombudsman Ungkap HET Minyak Goreng Tak Tercapai"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)