Gubsu Edy soal Impor Bawang Putih dari Singapura: Tanam di Mana?

Kartika Sari - detikSumut
Rabu, 31 Agu 2022 12:55 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi menghadiri pasar murah di Medan beberapa waktu yang lalu
Gubsu Edy Rahmayadi menghadiri pasar murah di Medan beberapa waktu yang lalu (Istimewa)
Medan -

Sumatera Utara sampai hari ini masih impor bawang putih dari negara tetangga, Singapura. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi heran melihat fakta itu, ia pun bertanya di mana Singapura menanam bawang putih.

Edy awalnya bercerita tentang pasokan bawang putih yang minim. Namun, pasokan bawang merah justru sebaliknya, melimpah.

"Bawang putih pasokannya masih 2,70 persen di Sumut, jauh sekali," ungkap Edy saat hadiri agenda Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sumut, Rabu (31/8/2022).


Diakui Edy, bahwa saat ini Sumut masih impor bawang putih dengan beberapa negara, di antaranya Singapura yang mencapai Rp 70 miliar dalam memenuhi kebutuhan pasokan di Sumut.

"Lucunya, saya impor bawang putih dari Singapura. Saya tidak tahu bawang putih itu ditanam di mana," katanya dengan nada bertanya.

"Tapi yang jelas kita impor bawang putih sampai Rp 32 miliar dan menanjak sampai Rp 70 miliar untuk memenuhi 33 kabupaten/kota saya," sambung eks Pangkostrad itu.

Bahkan, dalam paparan data yang ditampilkan Edy, untuk komoditi bawang putih hampir tak mencukupi pasokan lokal di beberapa daerah, kecuali Humbahas.

"Bawang putih blank semua di daerah kecuali Humbahas," ujarnya.

Menurut Edy impor bawang putih saat masih terjadi lantaran implementasi food estate masih tersendat. Hanya saja dia tak memberikan penjelasan secara rinci.

"Ada food estate yang dikerjakan oleh negara di Humbang Hasundutan tapi pelaksanaannya masih sulit sekali. Ini perlu kita kaji, nanti saya ingin berbicara Bupati Dairi," pungkasnya.



Simak Video "Penampakan Bus Terbakar di Depan Rumah Gubsu Edy"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)