Nasabah di Medan Kecewa Klaim Asuransi Tak Cair Meski Menang Gugatan

Tim detikSumut - detikSumut
Senin, 15 Agu 2022 20:40 WIB
Junirwan Kurnia
Foto: Junirwan Kurnia (tengah) saat memberikan keterangan di Medan (Arfah/detikSumut)
Medan -

Seorang nasabah asuransi PT. Panin Dai-Ichi Life asal Kota Medan, Jhoni Halim, menyampaikan kekecewaannya setelah klaim pertanggungannya tidak dibayarkan pihak asuransi. Klaim itu tetap tidak dibayar meski Jhoni sudah menang dalam gugatan yang dia layangkan ke pengadilan.

Pengacara dari Jhoni, Junirwan Kurnia, menceritakan awalnya Jhoni membuat asuransi jiwa anaknya bernama Rudi pada asuransi jiwa PT. Panin Dai-Ichi Life. Asuransi jiwa itu dimulai pada 26 Maret 2015.

Kemudian pada 7 Oktober 2017, Rudy meninggal dunia. Jhoni Halim pun mengajukan klaim pencairan uang pertanggungan kepada asuransi sebesar Rp 1 miliar. Namun dengan berbagai alasan, kata Junirwan, PT. Panin Dai-Ichi Life menolak untuk membayarnya.


"Setelah satu tahun belum ada itikad baik untuk membayar, Jhoni Halim pada 30 November 2018 menggugat PT. Panin Dai-Ichi Life ke PN Medan," sebut Junirwan di Medan, Senin (15/8/2022).

Laporan itu dengan register perkara nomor 837/Pdt.G/2018/PN.Mdn. Gugatan itu pun diputuskan pada 25 Juni 2019 yang berisi menghukum PT. Panin Dai-Ichi Life untuk membayar uang pertanggungan sebesar Rp 1 miliar.

"Ditambah dengan bunga sebesar 10 persen setiap bulan terhitung sejak klaim asuransi jiwa diajukan pada bulan November 2017 sampai dibayar lunas," sebut Junirwan.

Junirwan mengatakan pihak PT. Panin Dai-Ichi Life mengajukan banding hingga kasasi terhadap putusan yang dikeluarkan PN Medan tersebut. Namun permintaan banding hingga kasasi itu ditolak Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.

"Sehingga keputusan itu sudah berkekuatan hukum tetap," tutur Junirwan.

Meski sudah berkekuatan hukum tetap, dijelaskan jika PT. Panin Dai-Ichi Life tak kunjung membayarkan kewajibannya. Karena lokasi asuransi itu berada di Jakarta Barat, PN Medan meminta bantuan untuk melakukan sita eksekusi terhadap dua rekening bank milik PT. Panin Dai-Ichi Life.

"Saat sita itu satu rekening isinya hanya USD 3000 dan satunya lagi yang rekening untuk rupiah ditutup," sebutnya.

Junirwan mengatakan pihaknya mengaku heran sekaligus kecewa dengan isi rekening milik perusahaan asuransi itu. Mereka pun berencana melaporkan hal ini ke otoritas jasa keuangan.

"Kita akan laporkan permasalahan ini ke OJK sebagai otoritas jasa keuangan Indonesia. Kita kita akan mencoba melaporkan tindak pidananantinya apabila ditemukan adanya penyembunyian uang itu oleh mereka," jelas Junirwan.



Simak Video "Langkah Tepat Wujudkan Masa Depan Cerah Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)