Riau

Ekonomi Riau Tumbuh 4,88% di Q2-2022, Angka Kemiskinan Berkurang

Sukma Nur Fitriana - detikSumut
Selasa, 09 Agu 2022 16:18 WIB
Sidang Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-65 yang digelar di Gedung DPRD Riau.
Foto: Dok. Pemprov Riau
Jakarta -

Pemprov Riau mengumumkan pertumbuhan ekonomi Riau pada Triwulan II 2022 naik sebesar 4,88%. Banyak pembangunan dicapai dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya angka kemiskinan yang diklaim berkurang.

Diketahui, pertumbuhan ekonomi Riau ditopang dari sektor industri pengolahan yang didominasi oleh komoditi turunan kelapa sawit yang tumbuh sebesar 26,19%%, pertambangan dan penggalian kontribusi sebesar 24,4%, selanjutnya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan kontribusi sebesar 24,34%.

"Alhamdulillah komoditi unggulan (kelapa sawit), sebagai penopang utama perekonomian Provinsi Riau dan aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali," ujar Gubernur Riau Syamsuar dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

Hal tersebut ia sampaikan dalam Sidang Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-65 yang digelar di gedung DPRD Riau.


Selain pertumbuhan ekonomi, capaian realisasi investasi di Provinsi Riau untuk tahun 2021 sebesar Rp 53,02 triliun juga menduduki peringkat 5 nasional dan peringkat 1 di luar Pulau Jawa.

Capaian realisasi investasi tersebut mencapai 107,98% dari target yang telah ditetapkan Provinsi Riau untuk tahun 2021, yaitu sebesar Rp 49,1 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 61.388 orang.

Untuk tahun 2022, Provinsi Riau telah menetapkan target sebesar Rp 60,46 triliun, dan saat ini realisasi investasi sampai dengan triwulan II (Januari - Juni 2022) tercatat telah mencapai 73,41% dari target 60,46 triliun (peringkat 5 Nasional). Capaian realisasi tersebut bernilai investasi Rp 44,4 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang.

Keunggulan Provinsi Riau juga dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-5 di Indonesia, atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 5, 22% terhadap PDB Nasional.

Di samping itu, capaian indikator makro pembangunan Provinsi Riau tahun 2021 dinilai baik. Hal ini dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 sebesar 72,94 poin kategori tinggi atau peringkat ke tujuh secara nasional. Capaian ini meningkat sebesar 0,23 poin dibandingkan tahun 2020.

Untuk tingkat kemiskinan, Provinsi Riau juga tercatat menurun dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya. Pada bulan Maret 2022 tingkat kemiskinan tercatat sebesar 6,78%. Sedangkan pada Maret 2021 tingkat kemiskinan tercatat mencapai 7,12%.

Di sisi lain, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Riau tercatat sebesar 4,40% per Februari tahun 2022. Angka ini lebih rendah dari capaian nasional yang sebesar 5,83%. Kemudian, pada tahun 2021 indeks daya saing daerah Provinsi Riau dengan capaian 2,9890 poin (kategori tinggi) juga meningkat dibandingkan pada tahun 2020 yang mencapai 2,2399 poin (kategori sedang).

Halaman Selanjutnya: Indeks Kebudayaan Riau