Masa kecil rasanya tak lengkap tanpa bermain bersama teman-teman. Dulu halaman rumah hingga lapangan menjadi tempat berkumpul untuk menghabiskan waktu dengan berbagai permainan sederhana.
Sebelum gadget menjadi bagian dari keseharian, permainan tradisional menjadi salah satu hiburan yang paling menyenangkan. Meski sederhana, keseruannya sering membuat kita lupa waktu.
Kini, permainan tersebut mungkin sudah jarang terlihat seiring perkembangan zaman. Namun, kenangannya masih melekat dan selalu berhasil membuat kita rindu masa kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sepuluh permainan tradisional yang bisa mengajak detikers bernostalgia.
10 Permainan Tradisional yang Bikin Kangen Masa Kecil
1. Petak Umpet
Petak umpet menjadi salah satu permainan yang paling seru dimainkan bersama teman-teman. Dalam permainan ini, satu orang bertugas mencari, sementara pemain lainnya bersembunyi di berbagai tempat agar tidak ditemukan.
2. Congklak
Foto: Ilustrasi permainan tradisional congklak. (Ari Saputra/detikcom) |
Congklak merupakan permainan tradisional yang menggunakan papan berlubang dan biji-bijian atau kerang kecil. Pemain harus membagikan biji ke setiap lubang secara bergiliran untuk mengumpulkan biji sebanyak mungkin.
3. Lompat Tali Karet
Permainan ini menggunakan tali yang dibuat dari rangkaian karet gelang. Permainan ini dilakukan secara berkelompok.
Baca juga: Filosofi Permainan Tradisional Congklak |
4. Gobak Sodor
Gobak sodor dimainkan oleh dua kelompok yang saling berhadapan. Satu kelompok bertugas menjaga garis, sementara kelompok lainnya berusaha melewati penjagaan tanpa tersentuh.
5. Kelereng
Permainan ini menggunakan bola-bola kaca kecil berwarna-warni yang dimainkan di tanah. Pemain harus membidik kelereng lawan menggunakan jari agar keluar dari lingkaran atau mengenai sasaran.
6. Engklek
Foto: Ilustrasi permainan engklek. (Getty Images/iStockphoto/Yana Tatevosian) |
Engklek dimainkan dengan melompat menggunakan satu kaki di atas kotak-kotak yang digambar di tanah. Pemain juga harus melempar batu kecil atau pecahan genting ke kotak tertentu sebelum melompat.
7. Gasing
Gasing merupakan permainan tradisional yang menggunakan benda berbentuk bulat dengan ujung runcing. Pemain memutarnya menggunakan tali atau tangan, lalu melihat gasing siapa yang mampu berputar paling lama.
8. Layangan
Bermain layang-layang menjadi salah satu kegiatan favorit anak-anak saat angin bertiup kencang. Pemain menerbangkan layang-layang menggunakan benang dan berusaha menjaganya tetap melayang di udara.
9. Lempar Sandal
Permainan ini biasanya dimainkan secara berkelompok dengan menyusun beberapa sandal menjadi tumpukan. Pemain harus merobohkan susunan sandal menggunakan bola, lalu menyusunnya kembali sambil menghindari lemparan dari kelompok lawan.
10. Pecah Piring
Pecah piring dimainkan secara berkelompok dengan merobohkan susunan pecahan keramik menggunakan bola. Pemain harus menyusunnya kembali sambil menghindari lemparan bola dari lawan.
Meski kini sudah jarang dimainkan, permainan tradisional tetap menyimpan kenangan manis masa kecil. Keseruan bermain bersama teman-teman menjadi momen sederhana yang sulit dilupakan.
Dari deretan permainan tadi, mana yang paling membuat kangen untuk kembali dimainkan detikers?
Artikel ini ditulis Tri Wahyuni br Tambunan, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan dari Unimed di detikSumut
Simak Video "Melepas Penat dengan Permainan Tradisonal di Komunitas Bermain"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)


