Gelombang tinggi berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumatera Utara. Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 4 meter.
Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan, Rabu (16/9/2026), pola angin di utara ekuator Indonesia bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 4-25 knot sedangkan di sisi Selatan ekuator Indonesia bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 8-25 knot.
"Kecepatan angin tertinggi di Perairan Sumatera bagian utara terpantau di wilayah Selatan Malaka bagian utara," ungkap Prakirawan, Rizki Fadhillah Pratama Putra, Rabu (16/9/2026).
Rizki menyebut tinggi gelombang 1,25 meter-2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Barat Sumatra Utara, Perairan Timur Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias, dan Perairan Barat Kepulauan Batu.
"Tinggi gelombang 2,5 meter-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias," ujarnya.
Ketinggian gelombang ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran untuk perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Peringatan gelombang tinggi di perairan Sumbagut ini terjadi mulai tanggal 17-21 September 2026 pukul 07.00 WIB.
Simak Video "Video: Gelombang Tinggi Terjang Tenerife Spanyol, 3 Tewas-15 Terluka"
(ksr/mjy)