Pria Tak Dikenal Lempar Daging Babi ke Masjid di Australia

Anisa Rizki Febriani - detikSumut
Sabtu, 12 Sep 2026 02:00 WIB
Foto: Pelemparan daging babi di Masjid Warragul, Australia, Rabu (9/9/2026) sore. (Situs ABC NET AU)
Jakarta -

Seorang pria tidak dikenal melemparkan daging babi ke dekat pintu masuk dan papan nama masjid di Warragul, kota regional di negara bagian Victoria, Australia. Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak mengenakan pakaian olahraga abu-abu.

Dilansir detikHikmah, aksi tersebut terjadi pada Rabu sore (9/9/2026). Insiden tersebut dinilai sebagai serangan Islamofobia dan kebencian rasis serta ekstremisme sayap kanan yang semakin berani menunjukan diri di seluruh wilayah Victoria.

Kejadian tersebut berlangsung beberapa hari setelah unggahan media sosial yang memicu provokasi terkait masjid tersebut. Di unggahan itu muncul komentar yang mengajak orang-orang menargetkan lokasi tersebut menggunakan produk daging babi.

Serangan ini terjadi menyusul sejumlah insiden lain yang baru-baru ini menargetkan komunitas muslim di Victoria.

Penyebutan Islamofobia karena daging babi jadi salah satu makanan yang diharamkan dalam Islam. Pihak Masjid Warragul sendiri menyebut serangan ini merupakan upaya untuk menyinggung, mengintimidasi dan memecah belah.

"Upaya itu tidak akan berhasil," demikian pernyataan pihak masjid yang dilansir dari situs ABC NET AU.

Masjid Warragul dibuka pada 2025, setelah jemaat Uniting Church pindah ke lokasi baru yang lebih besar dua dekade silam. Masjid ini disebut sebagai ruang terbuka dan inklusif yang menyediakan tempat ibadah serta wadah berkumpul bagi komunitas muslim yang semakin berkembang di wilayah itu.

Wakil Ketua Komite Masjid Warragul, Mansoor Shamsi mengungkapkan sebelumnya masjid Warragul pernah jadi sasaran aksi vandalisme dan coretan grafiti.

"Sayangnya, saya tidak merasa kaget ataupun terkejut. Kami berada dalam dilema: di satu sisi tidak ingin memberi panggung pada sesuatu yang seharusnya tidak mendapat perhatian karena bersumber dari ketidaktahuan, kebencian dan ketakutan. Namun di saat yang sama, kami juga merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan kecaman terhadap hal tersebut," tegasnya.



Simak Video "Jelajahi Keindahan Menakjubkan Redwood Forest di Australia"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork