Febiona Alami Gangguan Ingatan, Ortu Pertimbangkan Pengobatan Alternatif

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Rabu, 09 Sep 2026 15:21 WIB
Orang tua Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang (49) saat diwawancarai. (Foto: Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Medan -

Orang tua Febiona Purba (16), siswi yang alami gangguan ingatan usai keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Elvinus Lusiana Sitanggang (49) mempertimbangkan untuk menempuh pengobatan alternatif bagi anaknya.

Hal ini lantaran Elvinus merasa tidak puas dengan hasil pemeriksaan Electroencephalography (EEG) atau rekam otak Febiona.

"Kata dokternya nggak ada penyakitnya. Tapi masa bisa anakku seperti itu, pikirku. Jadi aku nggak puaslah sama hasil yang di-apakan dokter. Tapi kan kata dokter, sewaktu nanti dia kejang-dia kan ada waktunya observasi di rumah-sewaktu dia nanti pas kejang di rumah, diambil video, kata dokternya. Jadi biar tahu dokternya memberikan obat," ujar Elvinus saat diwawancarai, Rabu (9/9/2026).

Elvinus menyebut, setelah pemeriksaan di Rumah Sakit Adam Malik, kondisi otak dan ginjal Febiona dikatakan baik. Hingga saat ini, Febiona sudah 5 kali berpindah-pindah rumah sakit.

"Dari Rumah Sakit Umum (Kabanjahe) ke RS Efarina, terus ke rumah sakit Haji, terus ke RS Amanda, baru ke sini (Adam Malik). Tapi setelah begini ada rencana mau pengobatan tradisional (alternatif) aja," katanya.

Dari amatan detikSumut pada Selasa (8/9/2026), di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Febiona masih menggunakan kursi roda. Kondisinya tampak lemas dan menunjukkan gestur tidak ingin disorot media.

Wajah Febiona juga tampak pucat. Ia keluar dari ruangan Poli Anak dan masuk ke mobil untuk kembali ke rumahnya di Berastagi.

Elvinus mengatakan, Febiona masih melanjutkan perawatan jalan di RSUP Adam Malik. Ia dijadwalkan bertemu dokter kembali pada 10 September 2026 besok.

"Kalau hasil medis, dibilangnya enggak ada. Enggak ada hasil katanya, enggak ada penyakitnya. Karena semua di otaknya, terus ginjalnya, darahnya, semuanya bagus katanya," ungkap Elvinus.

Sementara itu, Humas RSUP Adam Malik, Rosario Dorothy membenarkan pihaknya menerima pasien atas nama Febiona Purba.

"Yang kami terima adalah pasien dengan inisial FY, usia 16 tahun. Saat ini sedang menjalani proses pengobatan rawat jalan di Rumah Sakit Adam Malik. Hari ini itu sudah kunjungan ketiga. Kunjungan pertama pasien ini tuh di 31 Agustus, lalu 7 September, dan yang terbaru adalah hari ini," ujar Rosario saat diwawancarai, Selasa (8/9/2026).

Rosa menyebut, Febiona ditangani oleh dokter spesialis gastro anak. Untuk pemeriksaan lanjutan, kata dia, selain dokter spesialis gastro anak, pasien juga ditangani oleh dokter neurologi anak, kemudian dokter spesialis psikiatri.

"Dan per hari ini itu pasien sudah menjalani pemeriksaan EEG untuk mendeteksi adanya gangguan fungsi otak," ucapnya.

Saat ini, kata Rosa, Rumah Sakit Adam Malik telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dalam hal penanganan pasien FY.

"Segala pemeriksaan dan hasil-hasil pemeriksaan, juga rencana pemeriksaan tetap kita koordinasikan dan laporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi. Supervisinya itu dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan Provinsi, biasanya berkoordinasi langsung dengan dokter penanggung jawab pelayanan yang menangani pasien langsung," pungkasnya.

Respons Disdik Sumut

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV Zulkarnain Barus menyebut, dirinya sudah mendapatkan informasi terkait kondisi Febiona dari kepala sekolah.

"Ya, saya baru konfirmasi kepada kepala sekolah kita. Laporan kepala sekolah kemarin dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk dilakukan EEG," ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Zulkarnain mengaku prihatin dengan kondisi Febiona. Ia menyebut, Dinas Pendidikan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah agar Febiona bisa segera bersekolah usai kondisinya pulih.

"Tadi kita sampaikan ke sekolah agar selalu berkoordinasi dengan orang tua, apabila anak kita sudah siap untuk bersekolah kita akan bantu fasilitasi sebaik mungkin. Kita sangat prihatin dengan kondisi anak kita ini," tambahnya.

Respons Gubsu

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution juga merespons kejadian ini. Bobby menyebut pihaknya akan terus memantau kondisi terkini siswi tersebut.

"Itu masih kita pantau terus. Barusan juga kita minta laporan terkait hal tersebut. Ini masih dilakukan pemantauan, baik secara psikis maupun fisik," ujar Bobby saat diwawancarai, Selasa (8/9/2026).

Dikatakan Bobby, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis terkait kondisi Febiona. Termasuk kondisi perut dan sarafnya.

"Dan juga kita rekomendasi dari psikologisnya juga, kita enggak bisa nilai traumatis seseorang itu setelah keracunan itu apakah ada trauma atau segala macam, dan ini mengganggu mental dan segala macam. Ini juga kita ikut periksa. Jadi seluruhnya bukan hanya sakit medis, tapi yang lain juga kita periksa," ungkapnya.


Foto: Orang tua Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang (49). (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)



Simak Video "Pertamina Sumbagut Bantah Isu Penghentian Distribusi BBM"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork