Seleb

Dewi Persik Rutin Bagi-bagi Makanan Tiap Jumat, Begini Ceritanya

Febryanto Nur Pratama - detikSumut
Minggu, 06 Sep 2026 07:00 WIB
Dewi Perssik (Foto: Febryantino/detikcom)
Jakarta -

Dewi Perssik mengungkap kebiasaannya membagikan makanan setiap hari Jumat. Menurutnya, kebiasaan tersebut merupakan bentuk menjalankan pesan yang pernah diajarkan oleh mendiang ayahnya, Mochammad Aidil.

"Ya kebetulan ada rezeki aja, gitu karena memang saya pernah berjanji ketika Papi saya meninggal dunia tahun 2019," kata Dewi Perssik di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, dilansir detikHot, Jumat (4/9/2026).

Dewi mengatakan, semasa hidup, sang ayah memiliki sejumlah kebiasaan keagamaan, salah satunya membaca Surah Yasin setiap malam Jumat. Setelah ayahnya meninggal, Dewi berusaha meneruskan kebiasaan tersebut.

"Papi saya itu kan ibaratnya, kalau kepercayaan saya itu, setiap malam Jumat itu kan ngaji-ngaji Yasin. Orang tua-orang tua, atau kakek-kakek kita, atau sesepuh-sesepuh kita yang sudah meninggal dunia itu pasti pulang ke rumah kita," ujarnya.

Dewi meyakini aktivitas membaca Al-Qur'an dan berbagi makanan pada malam atau hari Jumat memiliki makna tersendiri. Karena itu, ia tidak hanya melanjutkan tradisi mengaji, tetapi juga bersedekah dengan membagikan makanan kepada orang lain.

"Nah, ketika anak cucunya itu gak ngaji Yasin, gak apa, mereka itu pulang ibaratnya gak bawa makanan, gitu. Jadi makanan-makanan itu kan selain malam Jumat itu saya ada ngaji, walaupun gak banyak, cukup jantungnya Al-Qur'an aja, Yasin," ungkapnya.

Setelah mengaji pada malam Jumat, Dewi biasanya membagikan makanan pada keesokan harinya. Ia menyebut kebiasaan tersebut merupakan ajaran dari ayahnya yang ingin terus ia pegang setelah sang ayah wafat.

"Habis itu besoknya biasanya saya bagi-bagi makanan. Itu yang orang tua saya terapkan ke saya, Papi saya. Jadi ketika Papi saya itu meninggal, saya nazar, nanti kalau misalkan Papi sudah meninggal, saya nggak akan pernah lupa apa yang diajarkan almarhum Papi saya untuk saya," beber Dewi.

Dewi menjelaskan, sedekah yang diberikan tersebut juga diniatkan sebagai bentuk doa untuk mendiang ayahnya. Sebelum makanan dibagikan, ia terlebih dahulu membacakan doa dan Al-Fatihah.

Ia mengaku tetap mendoakan makanan yang akan disedekahkan meski dirinya tidak selalu menyentuh makanan tersebut secara langsung. Menurut Dewi, sedekah tidak terikat pada waktu tertentu dan dapat dilakukan kapan saja selama seseorang memiliki kemampuan untuk berbagi.

"Sedekah subuh itu boleh-boleh saja. Mau subuh, hari Jumat ya, mau subuh, mau jam segini, atau mau malam juga. Kalau malam kan ibaratnya udah beda. Sebelum turun dari masjid, salat Jumat, nah itu boleh-boleh aja," jelasnya.

Selain berbicara mengenai kebiasaan bersedekah, Dewi juga mengungkapkan doa yang selalu dipanjatkannya untuk sang putra, Gabriel. Ia berharap anaknya selalu diberikan kesehatan dan kekuatan agar dapat menjalani berbagai aktivitas dengan baik.

"Kalau anak itu udah pasti. Karena kekuatan Gabriel, kekuatan anak saya itu kan dari doa mamanya. Jadi saya selalu mendoakan anak saya dikasih kesehatan oleh Allah, bisa menjalankan semua aktivitasnya dengan baik," katanya.

Sementara untuk dirinya sendiri, Dewi mengatakan tidak memiliki banyak permintaan khusus. Ia lebih mengutamakan keselamatan dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

"Selebihnya kalau untuk saya, ya mungkin keselamatan saya dunia akhirat. Jadi nggak ada saya muluk-muluk minta ini, minta itu. Allah itu pasti tahu yang terbaik," ungkapnya.

Dewi juga memilih untuk tidak menetapkan permintaan secara terlalu spesifik ketika berdoa kepada Allah. Ia percaya bahwa Tuhan lebih memahami kebutuhan dan jalan hidup terbaik untuk dirinya.

"Kadang kan ada yang mengatakan bahwa harus spesifik mintanya kepada Allah, dengan mengutarakan itu mungkin akan lebih legawa, tapi kalau aku orangnya gak spesifik gitu. Jadi saya cukup... saya gak mau mengatur Allah gitu," kata Dewi.

Menurut Dewi, ia lebih memilih menjalani kehidupan dengan mengikuti apa yang telah ditetapkan Allah. Ketika mendapatkan rezeki, ia akan berbagi dengan orang lain. Namun, ketika sedang tidak memiliki rezeki lebih, ia memilih untuk menunggu hingga kesempatan berikutnya datang.

"Allah tahu yang terbaik, jalan hidup saya tuh harus seperti apa. Jadi aku jalan hidup ini ya sesantai itu. Ada rezeki ya dibagi-bagikan, gak ada rezeki aku ya diam aja, tunggu deh nanti," pungkasnya.



Simak Video "Video Top 5: Ronaldo Nikah hingga Gerhana Matahari Total"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork