Kebakaran hebat melanda salah satu perusahaan di pabrik sabun yang ada di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Anggota DPRD Sumut Yahdi Khoir Harahap meminta agar jaminan kematian para pekerja segera diselesaikan.
"Saya berinisiatif berkoordinasi dengan BPJS ketenagakerjaan Batu Bara. Kita khawatir orang ini (para korban) dipekerjakan tapi BPJS ketenagakerjaannya tidak diuruskan. Jadi saya cek langsung, ternyata alhamdulillah mereka sudah menjadi peserta," ujar Yahdi dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).
Yahdi mengungkap para korban akan mendapatkan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. Yahdi mengatakan hal ini berdasarkan keterangan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan Batu Bara.
"Itu akan diterima ahli warisnya," ungkap Yahdi.
Ketua Fraksi PAN ini mengapresiasi langkah cepat BPJS Ketenagakerjaan. Namun, dia tetap mendorong agar jaminan kematian kepada para korban segera diselesaikan.
"Saya bilang 'tolong betul-betul kalian jalankan'," sebut Yahdi.
Setelah itu, Yahdi kemudian menyoroti perlengkapan pemadam kebakaran yang ada di KEK Sei Mangkei. Menurut anggota DPRD dari daerah pemilihan 5 ini, hingga saat ini belum ada mobil pemadam yang memadai di sekitar lokasi.
"Yang harus dipenuhi KEK Sei Mangkei, di sana kan gedungnya tinggi-tinggi, harusnya pengelola KEK Sei Mangkei (PT Kinra) menyiapkan pemadam untuk gedung tinggi," jelasnya.
Yahdi juga menyoroti sektor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perusahaan yang terbakar. Dia menilai hal ini belum berjalan dengan baik dan harus dievaluasi.
Untuk diketahui, pabrik sabun milik PT Evyap yang berada di KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun mengalami kebakaran pada Kamis (3/9). Tiga orang tercatat tewas sejauh ini.
"Iya ditemukan sejauh ini 3 orang meninggal dunia," kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Jhon Vhento Purba, saat dihubungi, Kamis (3/9/2026).
Informasi yang mereka terima, ketiganya merupakan korban yang diduga melompat dari bangunan. Ketiganya disebut pekerja dari pabrik tersebut.
"Iya pekerja, lompat dari gedung katanya," ucapnya.
Simak Video "CTARSA Gebrag Korban Kebakaran Kemayoran"
(astj/astj)