Round Up

Aksi Komplotan Matel Rampas Motor Ojol di Medan Berujung Dimassa

Tim detikSumut - detikSumut
Rabu, 02 Sep 2026 08:30 WIB
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Medan -

Sejumlah pria yang diduga komplotan mata elang atau debt collector merampas sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam kejadian tersebut, para pria itu disebut sempat membawa senjata api (senpi) dan menjadi sasaran amukan warga.

Anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Rescue Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams), Judika, mengatakan peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Wahid Hasyim, Medan, Selasa (1/9/2026).

Menurut Judika, kejadian bermula ketika korban berinisial R sedang melintas di lokasi sambil menunggu pesanan. Saat hendak menuju persimpangan lampu merah Jalan Gajah Mada, korban dihampiri seorang pria yang mengaku sepeda motornya mengalami mogok.

Pria tersebut kemudian meminta bantuan korban untuk mendorong sepeda motornya.

"Hati nurani driver untuk menolong. Didorong lah motor, tapi driver nggak tahu kalau itu debt collector yang sedang menyamar untuk mengambil motor driver itu," kata Judika, Selasa (1/9/2026).

Ketika korban sedang membantu mendorong motor tersebut, tiba-tiba sekitar tujuh orang yang mengendarai tiga sepeda motor datang dan mengepungnya. Kelompok yang diduga merupakan rekan debt collector tersebut kemudian mengambil motor milik korban.

Korban yang menyadari motornya dirampas langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian mendatangi lokasi dan memukuli sejumlah pria yang diduga debt collector.

Judika mengatakan situasi sempat ricuh. Beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut bahkan berhasil melarikan diri dari lokasi.

"Begitu diambil motornya, driver minta tolong ke warga, berteriak. Warga datang menolong dan terjadilah chaos. Namun, ada yang sempat lari," ujarnya.

Judika juga menyebut pihaknya mendapat informasi bahwa salah seorang pria yang diduga debt collector sempat mengeluarkan senjata api ketika dikerumuni warga.

"Itu debt collector-nya mengambil senpi dari tas karena nggak tahan dengan massa. Iya, senpi," pungkasnya.

Polisi Periksa Ojol dan Debt Collector

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa sore.

Setelah memperoleh laporan mengenai keributan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi. Korban bersama sejumlah pria yang diduga sebagai debt collector kemudian dibawa ke Polsek Medan Baru untuk menjalani pemeriksaan.

"Driver dan yang diduga debt collector itu lagi kami interogasi," kata Fandi saat dikonfirmasi detikSumut.

Fandi juga membenarkan bahwa kelompok yang diduga debt collector tersebut sempat menjadi sasaran amukan warga. Sepeda motor yang mereka gunakan juga mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lengkap kronologi dan persoalan yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

"Terkait dengan permasalahannya masih kami dalami," jelasnya.

Mengenai informasi adanya debt collector yang membawa senjata api, Fandi mengatakan polisi masih melakukan pengecekan untuk memastikan jenis dan keaslian benda yang disebut sebagai senpi tersebut.

"Ini masih kami cek betulan pistol asli atau tidak," pungkasnya.



Simak Video "Video: Senjata Api di Sekolah Jakarta Selatan, Kini Diusut Polisi"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork