BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prospek cuaca mingguan di Sumut pekan ini. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Berdasarkan analisis BBMKG Wilayah I, Senin (24/8/2026), fenomena ini dipicu adanya gelombang atmosfer yang aktif, adanya belokan serta konvergensi angin dari kawasan pantai barat hingga lereng timur Sumut serta anomali suhu muka laut yang hangat.
Sementara itu, penguatan Monsun Australia juga menyebabkan kondisi cuaca cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi ini memicu pemanasan permukaan yang optimal dan menciptakan instabilitas atmosfer yang memicu cuaca ekstrem pada siang dan malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat secara lokql di sejumlah wilayah Sumut," tulis keterangan resmi BBMKG Wilayah I.
BMKG mencatat intensitas curah hujan tinggi sudah mulai mengguyur beberapa titik di Sumut dalam sepekan terakhir, di antaranya 18 Agustus (Labuhanbatu Utara) sebanyak 79,5mm, 19 Agustus (Labuhanbatu Selatan) sebanyak 80mm, 20 Agustus (Labuhanbatu) 82mm, 22 Agustus (Serdang Bedagai) 59mm, dan 23 Agustus sebesar 97mm.
Lebih lanjut, BBMKG Wilayah I menyebut hampir seluruh wilayah Sumut diprakirakan akan terdampak hujan sedang hingga lebat sepekan ke depan.
Adapun wilayah tersebut meliputi: Medan, Binjai, Deli Serdang, Langkat, Sergai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Siantar, Toba, Samosir, Humbahas, dan lainnya.
Terkait hal ini, BBMKG Wilayah I mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak bencan banjir dan tanah longsor.
