Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat peningkatan jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang 2026. Jumlah kasus ISPA telah menembus lebih dari 400 ribu kasus per minggu.
"Memasuki awal musim kemarau tahun 2026, kasus ISPA menunjukkan tren peningkatan lebih dari 400 ribu kasus per minggu, dibandingkan dengan minggu yang sama pada tahun 2025," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman dikutip detikHealth, Kamis (20/8/2026).
Meski mengalami peningkatan, Aji mengatakan kasus ISPA biasanya mulai menurun setelah periode puncak musim kemarau terlewati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pemantauan pada 2025, puncak musim kemarau berlangsung pada pekan ke-32 hingga ke-44. Pada periode tersebut, kasus ISPA tercatat berada pada level yang relatif tinggi dan konsisten.
"Terlihat bahwa kasus pada minggu tersebut di tahun 2025 menunjukkan tren yang relatif tinggi dan konsisten," ujarnya.
Daerah dengan Kasus ISPA Tertinggi
Kemenkes juga mencatat sejumlah provinsi dengan kasus ISPA tertinggi sepanjang 2026. Data tersebut dihimpun hingga 15 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kasus ISPA tertinggi, disusul Jawa Tengah dan DKI Jakarta.
5 Provinsi dengan Kasus ISPA Tertinggi
- Jawa Barat: 1.858.779 kasus
- Jawa Tengah: 1.819.793 kasus
- DKI Jakarta: 1.241.791 kasus
- Jawa Timur: 1.007.305 kasus
- Banten: 637.542
