Proses pemilihan calon Rektor Universitas Riau (Unri) yang dijadwalkan digelar pada 5 Agustus dipastikan mundur. Panitia Seleksi mengungkap alasan tak jadi proses pemilihan, besok.
Ketua Pelaksana Pemilihan Rektor Unri, Prof Rasuli mengungkap sesuai jadwal pemilihan memang digelar pada 5 Agustus. Namun, dipastikan ada perubahan jadwal.
"Sebenarnya bukan ditunda atau diundur. Tapi lebih pada penyesuaian jadwal saja," kata Prof Rasuli, Selasa (4/8/2026).
Rasuli mengungkap alasan perubahan jadwal pemilihan karena proses sceening terhadap ketiga calon rektor belum tuntas. Termasuk tahap wawancara dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Meskipun begitu, Rasuli melihat sinyal proses wawancara dilakukan hari ini. Sehingga Panitia Pemilihan Rektor Unri masih menunggu petunjuk kementerian.
"Ada sinyal wawancaranya hari ini secara daring. Nanti setelahnya baru pemilihan, kemungkinan masih dalam waktu dekat," katanya.
Diketahui, dalam jadwal yang dirilis oleh Panitia, Pemilihan Rektor Unri dijadwalkan pemilihan pada 5 Agustus. Namun jadwal itu bisa berubah, tergantung Kementerian sebagai salah satu pemilik hak suara dari pusat.
Diketahui, dalam proses penyaringan yang dilakukan sebanyak 62 Anggota Senat di Universitas Riau, Mexsasai menempati posisi teratas. Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau itu mendapat 29 suara senat.
Posisi kedua disusul Ahmad Fadli dengan 13 suara. Sedangkan diurutan ketiga ada nama Jimmi Copriady dengan perolehan berjumlah 11 suara senat.
Berikut Profil 3 Calon Rektor Unri:
- Dr Mexsasai Indra adalah mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau yang saat ini menjabat Wakil Rektor I bidang Akademik.
- Prof Jimmi saat ini tercatat masih aktif menjabat Dekan FKIP Universitas Riau.
- Prof Ahmad Fadli kini aktif menjabat Dekan Fakultas Teknik.
Simak Video "Video Top 5: Temon Meninggal Dunia hingga Model Rusia yang Mirip Haaland"
(ras/mjy)