Aceh

Semen di Aceh Langka, Tembus Rp 105 Ribu per Sak

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB
Ilustrasi semen (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Banda Aceh -

Warga sejumlah daerah di Aceh mengaku kesulitan mendapatkan semen dalam beberapa hari terakhir. Harga semen melonjak hingga Rp 105 ribu per sak.

Kelangkaan semen dilaporkan terjadi di Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Utara. Harga semen di sana rata-rata mengalami kenaikan hingga Rp 25 persen.

Semen Andalas yang sebelumnya berkisar Rp 57.000-Rp 60.000 per sak kini dijual Rp 75.000 hingga lebih dari Rp 105.000. Semen Merah Putih naik dari sekitar Rp 53.000 menjadi Rp 80.000 per sak, sementara Semen Padang menembus Rp 95.000 per sak.

"Akibatnya sejumlah proyek rehabilitasi rumah korban bencana, revitalisasi sekolah, dan pembangunan infrastruktur pemerintah mulai mengalami perlambatan karena sulit memperoleh semen dengan harga yang wajar," kata Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Tengah dan Bener Meriah, Muhammad Dahlan dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).

Dahlan mendesak Pemerintah Aceh segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga dan memastikan distribusi semen berjalan lancar. Dia mewanti-wanti agar kondisi ini dimanfaatkan pihak tertentu untuk meraup keuntungan.

"Ironis Aceh memiliki pabrik semen, tetapi masyarakat justru menghadapi kelangkaan. Ibarat tikus mati di lumbung padi. Pemerintah Aceh harus hadir dengan tindakan nyata," jelasnya.

Dahlan mendesak aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas terhadap dugaan penimbunan, permainan distribusi, maupun praktik spekulasi yang memicu kelangkaan dan lonjakan harga. Ia menilai ketersediaan semen menjadi faktor vital karena kebutuhan terus meningkat untuk pembangunan rumah korban bencana, revitalisasi sekolah, hingga berbagai proyek strategis pemerintah.

"Jangan sampai masyarakat kembali menjadi korban akibat kelangkaan semen yang terus berlarut. Jika tidak segera diatasi, pembangunan, rehabilitasi rumah warga, dan proyek-proyek pemerintah terancam gagal, sementara rakyat menjadi pihak yang paling menanggung kerugian," jelasnya.



Simak Video "Video Gibran Cek Gayo Lues Aceh: 95 Jembatan Putus, SPBU Banyak yang Antre"

(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork