Bolehkah Cuci Kain Serbet Bersama Pakaian Sehari-hari? Begini Penjelasannya

ilham fikriansyah - detikSumut
Kamis, 23 Jul 2026 06:30 WIB
Ilustrasi serbet. (Foto: Pool/Site).
Jakarta -

Kain serbet kerap digunakan untuk membersihkan peralatan makan serta mengelap kotoran di area dapur maupun ruang makan. Tak heran, kain tersebut sangat mudah kotor dan harus rutin dicuci.

Terkadang, untuk menghemat waktu dan energi, penghuni rumah mencuci serbet digabung dengan pakaian sehari-hari. Bolehkah seperti itu?

Walau sama-sama kotor, sebaiknya ketika mencuci serbet tak digabung dengan pakaian sehari-hari. Dikutip detikProperti dari The Spruce, Ahli di bidang perawatan kain di P&G, Kim Romine menilai noda seperti minyak atau bumbu dapur justru dapat menodai pakaian.

"Secara umum tidak disarankan untuk mencuci kain serbet dapur yang sangat kotor, terutama yang bernoda makanan dan minyak bersamaan dengan pakaian sehari-hari," ujarnya, dikutip dari The Spruce.

Idealnya kain serbet dapur dan pakaian sehari-hari sebaiknya tak dimasukkan ke dalam keranjang cucian yang sama. Pisahkan kedua jenis kain tersebut karena kain serbet mengandung minyak yang bisa merusak baju sehari-hari.

Senada, pendiri L'Avant Collective Kristi Lord mengatakan kain yang lebih tipis sangat berisiko kalau dicuci bersamaan dengan kain serbet. Untuk itu, pakaian seperti kaos bisa rusak jika dicuci berbarengan dengan kain serbet.

"Memisahkan kain serbet dapur kotor sangat penting untuk memastikan kain serbet maupun pakaian Anda dapat bersih dengan benar," kata Kristi.

Cara Cuci Kain Serbet yang Tepat

Kain serbet bisa sangat kotor karena kerap dipakai untuk mengangkat noda minyak, sisa bumbu dapur, hingga kerak di kompor. Agar kain serbet bisa bersih lagi sebaiknya dicuci dengan air panas dengan suhu sekitar 60 derajat Celcius.

Pakai detergen berkualitas tinggi agar mampu mengangkat kotoran yang sulit hilang dan membuat kain serbet terasa wangi. Disarankan untuk tidak memakai pelembut saat mencuci kain serbet karena dapat meninggalkan residu yang mengurangi daya serap.

"Untuk memberikan kesegaran tambahan, pertimbangkan untuk menambah cairan detergen selama siklus pembilasan di mesin cuci. Ini dapat membantu memecah residu penyebab bau yang terperangkap di dalam serat," jelas Romine.



Simak Video "Video Top 5: Temon Meninggal Dunia hingga Model Rusia yang Mirip Haaland"

(dhm/dhm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork