Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam dua hari terakhir. Akibatnya, 145 orang terpaksa mengungsi karena banjir tersebut.
Berdasarkan laporan BPDB Tapteng ke BPBD Sumut, per pagi ini, terdapat 3 kecamatan yang mengalami banjir. Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Tukka, Kecamatan Pinangsori, dan Kecamatan Badiri, sementara di Kecamatan Sarudik debit air sungai sudah penuh.
"Dari setiap titik lokasi banjir pengungsi hanya terdapat di Kelurahan Sipange kecamatan tukka kabupaten Tapanuli Tengah di gedung Gereja HKBP Sipange sebanyak 145 jiwa," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, Minggu (19/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Curah hujan yang tinggi menjadi penyebab banjir kembali di daerah Tapteng sehingga menggenangi rumah warga. Sementara di Kelurahan Bonalumban curah hujan tinggi mengakibatkan tanggul jebol.
"Telah terjadi banjir akibat derasnya curah hujan yang mengakibatkan jebolnya tanggul sehingga rumah warga terendam dan air setinggi pinggang orang dewasa dan hingga saat ini air belum surut," ucapnya.
Hari ini banjir sudah sudah mulai surut di semua lokasi dan cuaca cerah. Sehingga beberapa masyarakat sudah mulai membersihkan rumah masing-masing.
"Keadaan banjir sudah surut di seluruh lokasi banjir dan saat ini cuaca cerah serta di beberapa titik sudah kering masyarakat sudah ada yang kembali kerumah masing masing untuk lakukan pembersihan dan Tim BPBD Tapteng masih tetap standby di lokasi untuk penanganan pembenahan material banjir," ujarnya.
