Polisi Kumpulkan CCTV Sebelum Truk Ngebut Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit

Polisi Kumpulkan CCTV Sebelum Truk Ngebut Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 17 Jul 2026 21:21 WIB
Kondisi salah satu kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang.
Kondisi salah satu kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut).
Deli Serdang -

Polisi kini masih menyelidiki tabrakan beruntun yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia di Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang. Salah satunya, yakni mengumpulkan CCTV sebelum kecelakaan itu terjadi.

"CCTV yang kami dapat dari rumah makan, menunjukkan sekilas bahwa truk (pengangkut air mineral) itu melaju dengan kecepatan yang luar biasa. Kami masih mencari CCTV sebelumnya," kata Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Widodo, Jumat (17/7/2026).

Widodo mengatakan dari CCTV sebelum kejadian itu, pihaknya ingin memastikan apakah truk yang menabrak sejumlah kendaraan itu memang sudah mengalami gangguan atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasti truk ini sebelumnya sudah mengalami gangguan (jika rem blong). Kalau kita melihat kendaraan turun, pasti dia akan tersendat-sendat saat mencoba mengendalikan kendaraannya. Namun, kalau kita lihat nanti apakah meluncur tanpa hambatan atau bagaimana, masih kita dalami," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Widodo menyebut kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi, termasuk truk pengangkut air mineral itu. Kendaraan itu dievakuasi ke Polsek Pancur Batu.

Perwira menengah Polri itu mengatakan proses evakuasi kendaraan-kendaraan ini cukup memakan waktu karena proses evakuasi harus dilakukan secara bertahap. Sebab, petugas kepolisian harus memberlakukan buka tutup jalur agar kemacetan di lokasi tidak semakin panjang.

"Kami laksanakan evakuasi itu bertahap, karena kami juga mengutamakan perjalanan masyarakat yang akan naik dan turun, kami membuat bergantian. Kendala evakuasi sebenarnya tingkat kesulitannya karena posisi truk tadi, posisi miring dan juga lokasinya juga cukup ramai. Namun, alhamdulillah sudah berjalan," kata widodo.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan olah TKP. Nantinya, olah TKP lanjutan akan ditangani oleh Ditlantas Polda Sumut.

"Untuk proses olah TKP nantinya akan dilanjutkan oleh tim dari Ditlantas, proses TAA. TAA ini adalah traffic accident analysis. Di sana (dari proses TAA) nanti akan dikelola, akan diramu dan mungkin menjadi petunjuk untuk proses penyidikan," ujarnya.



(fnr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads