Catat! 4 Kondisi Ini Tanda Ginjal Mulai Rusak

Catat! 4 Kondisi Ini Tanda Ginjal Mulai Rusak

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Sabtu, 20 Jun 2026 11:02 WIB
Human kidneys on stethoscope background. 3d illustration
Ilustrasi Ginjal (Foto: Getty Images/Rasi Bhadramani)
Jakarta -

Penyakit ginjal kronis kerap disebut sebagai silent killer karena sering berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Pada penderita diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi), kerusakan pada organ penyaring darah ini biasanya berlangsung perlahan tanpa tanda medis yang mencolok.

Banyak pasien tidak menyadari kondisinya karena tidak merasakan nyeri atau keluhan berarti. Padahal, kadar gula darah dan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat secara bertahap merusak jaringan penyaring halus di dalam ginjal.

Data dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menunjukkan bahwa diabetes dan hipertensi masih menjadi penyebab utama gagal ginjal di berbagai negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalah ginjal bisa tanpa gejala hingga tahap akhir proses penyakit. Inilah sebabnya mengapa penting bagi siapa pun yang menderita salah satu penyakit ini untuk memantau diri mereka sendiri," wanti-wanti Dr Reetesh Sharma, Ketua Nefrologi dan Transplantasi Ginjal dari Rumah Sakit Spesialisasi Super Yatharth, India melansir detikHealth.

Lalu, tanda-tanda apa saja yang perlu diwaspadai sebagai indikasi awal kerusakan ginjal? Berikut penjelasannya:

ADVERTISEMENT

1. Pembengkakan pada Kaki yang Kerap Dianggap Akibat Usia

Pembengkakan pada pergelangan kaki atau munculnya kantung mata sering kali dianggap sebagai dampak konsumsi garam berlebih, kelelahan, atau proses penuaan. Namun, kondisi tersebut juga bisa menandakan fungsi ginjal mulai menurun.

"Ginjal yang rusak tidak seefektif dalam membuang cairan berlebih dari tubuh melalui urinasi, dan dapat menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh," jelas Dr Sharma, dikutip dari Times of India.

Apabila bekas karet kaus kaki terlihat sangat dalam, sepatu terasa lebih sempit dari biasanya, atau wajah tampak bengkak saat bangun pagi, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

2. Urine Berbusa dan Frekuensi Buang Air Kecil Malam Hari Meningkat

Perubahan pada urine sering menjadi petunjuk awal adanya gangguan ginjal. Menurut Dr Sharma, tanda-tanda yang perlu diperhatikan meliputi urine yang berbusa, keruh, atau bahkan mengandung darah.

Urine yang berbusa pekat dapat mengindikasikan kebocoran protein albumin, salah satu tanda bahwa sistem penyaringan ginjal mengalami kerusakan. Selain itu, kebiasaan sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil juga patut mendapat perhatian.

3. Kelelahan Berkepanjangan yang Tidak Membaik

Rasa lelah sering dikaitkan dengan aktivitas padat atau tekanan pekerjaan. Namun, jika tubuh tetap terasa lemas meski sudah mendapatkan istirahat yang cukup, kondisi tersebut bisa menjadi pertanda penumpukan racun dalam darah akibat fungsi ginjal yang menurun.

"Mereka yang memiliki masalah ginjal akan sering merasa lelah dan lesu, dan mungkin juga mengalami penurunan nafsu makan, mual, atau penurunan berat badan yang tidak disengaja," urai Dr Sharma.

Saat kemampuan ginjal menyaring limbah menurun drastis, zat-zat sisa metabolisme akan menumpuk dalam tubuh sehingga memicu rasa lelah berkepanjangan dan berkurangnya energi.

4. Kulit Sangat Kering dan Gatal

Kondisi kulit ternyata dapat mencerminkan kesehatan ginjal. Kulit yang tiba-tiba menjadi sangat kering, bersisik, dan disertai rasa gatal yang menetap meski telah menggunakan pelembap bisa menjadi tanda adanya gangguan pada organ tersebut.

Menurut Dr Sharma, gejala ini muncul karena ginjal yang bermasalah tidak lagi mampu menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi penting dalam darah secara optimal.

Bagi penderita diabetes maupun hipertensi, deteksi dini sangat penting dilakukan. Pemeriksaan darah untuk mengetahui laju filtrasi glomerulus (GFR) serta tes protein urine dapat membantu mengidentifikasi gangguan ginjal sejak awal, sebelum kerusakan berkembang ke stadium yang lebih berat.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads