UI Bakal Evaluasi Internal SUMA UI Usai Diduga Dukung LGBT

Nasional

UI Bakal Evaluasi Internal SUMA UI Usai Diduga Dukung LGBT

Tim detikEdu - detikSumut
Senin, 15 Jun 2026 01:00 WIB
Kampus Universitas Indonesia
Kampus Universitas Indonesia (Foto: Dok Universitas Indonesia)
Jakarta -

Universitas Indonesia (UI) akan melakukan evaluasi internal terkait unggahan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Suara Mahasiswa (SUMA) UI mengenai Pride Month yang dinilai mendukung LGBTIQ. Unggahan tersebut juga menuai penyesalan dari sejumlah alumni SUMA UI.

"Terkait dinamika yang berkembang atas unggahan akun media sosial Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Suara Mahasiswa (SUMA) UI mengenai isu Pride Month serta orientasi seksual dan identitas gender, Universitas Indonesia menegaskan bahwa isi unggahan tersebut murni merupakan pandangan redaksional dari organisasi kemahasiswaan yang bersangkutan. Konten tersebut tidak mencerminkan sikap resmi Universitas Indonesia maupun keseluruhan sivitas akademika UI," demikian keterangan resmi UI yang disampaikan Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional Dr Erwin Agustian Panigoro, MM, dilansir detikEdu Minggu (14/6/2026).

UI menegaskan bahwa kampus tetap menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari kehidupan akademik yang demokratis. Kebebasan itu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan pandangan secara kritis sekaligus bertanggung jawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai perguruan tinggi, UI menyatakan tetap berpedoman pada nilai-nilai Pancasila, peraturan perundang-undangan, serta norma yang berlaku di Indonesia.

Selain itu, UI menekankan komitmennya dalam menjunjung integritas, menghormati martabat manusia, dan menciptakan lingkungan akademik yang aman, tertib, serta kondusif. Prinsip-prinsip tersebut menjadi dasar utama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

ADVERTISEMENT

"Dalam semangat tersebut, UI memandang kampus sebagai ruang dialog dan pengembangan ilmu pengetahuan yang terbuka terhadap berbagai pandangan. Namun, setiap pendapat perlu disampaikan secara santun, tidak provokatif, dan sesuai dengan etika akademik," demikian pernyataan UI.

UI juga mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi harus disertai tanggung jawab sosial agar perbedaan pandangan tidak menimbulkan polarisasi maupun perpecahan di tengah masyarakat.

"Menindaklanjuti dinamika dan keresahan yang timbul di tengah masyarakat terkait unggahan tersebut, Pimpinan UI saat ini tengah melakukan penelaahan dan langkah-langkah evaluasi lebih lanjut secara internal. Proses ini dilakukan bersama otoritas kampus terkait untuk memastikan bahwa setiap aktivitas kemahasiswaan senantiasa sejalan dengan Kode Etik dan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa UI, serta berpedoman pada koridor kebebasan akademik yang bertanggung jawab," tegas UI.

Melalui pernyataannya, UI juga mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati serta memperkuat persatuan. Kampus meyakini bahwa suasana akademik yang sehat dapat terwujud melalui penyampaian aspirasi secara konstruktif dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Artikel ini sudah tayang di detikEdu, baca selengkapnya di sini.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads