Ciri-ciri Serangan Jantung saat Tidur yang Wajib Diwaspadai

Ciri-ciri Serangan Jantung saat Tidur yang Wajib Diwaspadai

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Sabtu, 13 Jun 2026 08:00 WIB
ilustrasi serangan jantung
Foto: Getty Images/iStockphoto/monstArrr_
Medan -

Serangan jantung tidak selalu terjadi saat seseorang sedang beraktivitas berat. Dalam sejumlah kasus, kondisi darurat ini justru bisa muncul ketika seseorang sedang tidur, sehingga gejalanya kerap tidak disadari hingga terlambat mendapatkan pertolongan.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda yang dapat muncul sebelum atau saat serangan jantung terjadi di malam hari, mulai dari nyeri dada yang membangunkan tidur, sesak napas, hingga keringat dingin. Mengenali gejala sejak dini dapat membantu meningkatkan peluang penanganan yang cepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Alasan Serangan Jantung saat Tidur Terjadi

Ada beberapa alasan terjadinya serangan jantung saat tidur. Berikut di antaranya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Obstructive Sleep Apnea (OSA)

Obstructive Sleep Apnea merupakan gangguan pernapasan terkait tidur. Pengidapnya berulang kali mengalami henti napas.

Kondisi ini disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan di saluran napas yang mencegah udara melalui tenggorokan ketika tidur. Hambatan pada pernapasan pada saat tidur membuat pasokan oksigen ke jantung berkurang, sehingga kerusakan otot jantung terjadi.

ADVERTISEMENT

"Otot jantung itu ada dua jenis. Yang pertama sel yang bersifat listrik, dan sel yang bersifat pompa. Kalau yang rusak sel listrik, maka yang terjadi adalah listriknya konslet, dan itu meninggalnya lebih cepat," jelas Konsultan perawatan intensif dan kegawatan kardiovaskular, Dian Zamroni, SpJP.

2. Terabaikan karena Tidur Terlalu Pulas

Gejala serangan jantung, seperti nyeri dada mungkin terabaikan saat tidur, sebab terlalu pulas. Hal ini berakibat fatal sebab terlambat mendapat tindakan.

Apa Itu Serangan Jantung?

Dikutip dari Mayo Clinic, serangan jantung terjadi saat arteri yang mengirimkan darah dan oksigen ke jantung tersumbat. Endapan lemak yang mengandung kolesterol seiring waktu menumpuk dan membentuk plak di arteri jantung.

Saat plak pecah, gumpalan darah bisa terbentuk, menyumbat arteri dan menyebabkan serangan jantung. Selama serangan jantung, kurangnya aliran darah menyebabkan jaringan otot mati.

Gejala Serangan Jantung saat Tidur

Dikutip dari laman Verywell Health dan Cleveland Clinic, berikut bebeapa gejala serangan jantung saat tidur:

-Nyeri dada: Nyeri yang berhubungan dengan serangan jantung terasa seperti tekanan, nyeri, terjepit, atau pegal
-Rasa sakit menjalar: Terjadi ketidaknyamanan yang menyebar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang gigi, atau perut bagian atas
-Sesak napas: Orang yang akan mengalami serangan jantung mungkin merasa sesak napas yang tidak biasa. Hal ini bisa terjadi saat istirahat atau saat tidak banyak bergerak.
-Gejala lain: Berkeringat dan mual

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Mitos-Fakta: Jantung Bocor, Penyebab Hingga Gejalanya"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads