PLN meminta maaf lantaran listrik di wilayah Kota Medan maupun Deli Serdang mengalami pemadaman bolak-balik. Pihaknya kini melakukan percepatan pemulihan pasca robohnya tower transmisi di Sumut.
"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses pemulihan berlangsung. Seluruh personel terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan sistem agar pasokan listrik dapat kembali normal," ungkap Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Efron Lumban Gaol, Jumat (5/6/2026).
Efron menyebutkan jika PLN melakukan pengaturan pasokan daya di beberapa wilayah di Sumut. Selama proses pengaturan berlangsung, ia mengakui bahwa kondisi kelistrikan mengalami pemadaman beberapa kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengaturan pasokan listrik dilakukan di sebagian wilayah Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Langkat.
"Selama proses pemulihan berlangsung, sebagian pelanggan berpotensi mengalami penghentian sementara pasokan listrik sebanyak satu hingga dua kali dalam sehari dengan durasi sekitar tiga jam pada setiap periode pengaturan," ujarnya.
Lebih lanjut, Efron menjelaskan bahwa manajemen beban merupakan langkah pengamanan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.
"Pengaturan pasokan listrik dilakukan secara terukur dan bergantian untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Kami terus memantau secara real-time dan mengupayakan agar dampak yang dirasakan pelanggan dapat diminimalkan," jelas Efron.
Sebagai langkah percepatan, PLN bersama tim teknis lintas unit terus melakukan pemulihan jalur transmisi yang terdampak, termasuk pembangunan tower emergency. Hal ini untuk mempercepat penyaluran kembali pasokan daya ke sistem kelistrikan Sumatera Utara.
(ksr/nkm)
