Awas, Jangan Sampai Pahala Hangus Gegara 5 Perbuatan Ini

Awas, Jangan Sampai Pahala Hangus Gegara 5 Perbuatan Ini

Anisa Rizki Febriani - detikSumut
Jumat, 05 Jun 2026 04:00 WIB
ghibah
Ilustrasi Ghibah (Foto: Getty Images/Aang Permana)
Jakarta -

Ada beberapa perbuatan yang tanpa disadari dapat menghapus pahala seorang muslim. Karena itu, umat Islam perlu berhati-hati dan menjauhi berbagai tindakan tersebut agar amal kebaikan yang telah dilakukan tidak menjadi sia-sia.

Dalam Surah Ar-Rahman ayat 60, Allah SWT menjelaskan bahwa setiap kebaikan akan dibalas dengan kebaikan pula. Allah SWT berfirman:

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)."

Namun ada juga amal yang jika dilakukan bisa menghapus pahala yang sudah kita terima. Amal ini tentu saja amalan buruk yang harus dihindari.

ADVERTISEMENT

Dirangkum dari detikHikmah dan berbagai sumber, berikut lima perbuatan yang dapat menghapus pahala seseorang.

1. Mengungkit Sedekah yang Telah Diberikan

Dalam buku 100 Kesalahan dalam Sedekah karya Reza Pahlevi Dalimuthe dijelaskan bahwa mengungkit bantuan atau sedekah yang pernah diberikan dapat melukai perasaan penerimanya. Akibatnya, pahala dari sedekah tersebut bisa hilang.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 264,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُبْطِلُوا۟ صَدَقَٰتِكُم بِٱلْمَنِّ وَٱلْأَذَىٰ كَٱلَّذِى يُنفِقُ مَالَهُۥ رِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ فَمَثَلُهُۥ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُۥ وَابِلٌ فَتَرَكَهُۥ صَلْدًا ۖ لَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَىْءٍ مِّمَّا كَسَبُوا۟ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir."

2. Ghibah

Ghibah atau menggunjing termasuk perbuatan tercela yang sering dianggap remeh. Dalam Islam, perilaku ini diibaratkan seperti memakan bangkai saudara sendiri. Hal tersebut sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Hujurat ayat 12:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ ١٢

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang."

Perbuatan ghibah dapat menghapus pahala dan amal baik seseorang. Dalam kitab Nashaihul 'Ibad karya Syekh Nawawi Al-Bantani yang diterjemahkan Ach Fairuzzabadi, Rasulullah SAW menjelaskan adanya empat sifat baik yang bisa hilang akibat empat sifat buruk.

"Ada empat permata (perangai yang melekat) pada diri anak Adam yang dapat dihihilangkan dengan empat perkara lainnya (dari sifat tercela), yakni: akal, agama, haya' (rasa malu), amal saleh. Kemarahan dapat menghilangkan akal (sehat). Hasud (dengki) dapat menghilangkan agama. Tamak dapat menghilangkan haya' (rasa malu). Ghibah dapat menghilangkan amal saleh."

3. Bermaksiat Saat Sendiri

Segala bentuk maksiat dilarang dalam Islam, terlebih jika dilakukan secara sembunyi-sembunyi ketika tidak ada orang lain yang melihat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amal kebaikan yang sangat besar pun dapat lenyap akibat kebiasaan tersebut.

"Niscaya aku mengetahui suatu kaum dari umatku yang datang pada hari kiamat dengan membawa banyak kebaikan sebesar Gunung Tihamah yang putih, tetapi kemudian Allah menjadikannya (hancur lebur) seperti debu berterbangan."

Tsauban bertanya, "Ya Rasulullah, jelaskanlah sifat-sifat mereka kepada kami agar kami tidak menyadarinya."

Beliau menjawab, "Mereka masih termasuk saudara kalian sendiri. Mereka melakukan ibadah malam sebagaimana yang kalian lakukan. Akan tetapi, jika sedang sendirian mereka berani melanggar larangan-larangan Allah." (HR Ibnu Majah)

4. Hasad

Hasad atau dengki merupakan sikap tidak senang melihat orang lain memperoleh nikmat dari Allah SWT. Dalam buku Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak karya Masan AF dijelaskan bahwa orang yang memiliki sifat ini selalu merasa iri terhadap kebahagiaan atau keberhasilan saudaranya.

Rasulullah SAW bersabda:

"Jauhkanlah dirimu dari sifat dengki, karena dengki itu memakan semua kebaikan, sebagaimana api menghanguskan kayu bakar." (HR Abu Dawud)

Hadis tersebut menggambarkan bahwa dengki dapat menghabiskan pahala sebagaimana api melahap kayu hingga habis.

5. Zalim

Zalim termasuk perbuatan yang merusak kehidupan individu maupun kelompok. Tindakan ini menyebabkan penderitaan bagi orang lain dan menjadi sebab hilangnya pahala pelakunya.

Rasulullah SAW bersabda:

"Orang yang bangkrut dari umatku ialah, orang yang datang pada hari kiamat membawa (pahala) salat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia suka mencaci maki dan (salah) menuduh orang lain, makan harta orang lain, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang yang terzalimi itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikan pelaku zalim. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka." (HR Muslim)

Naudzubillah min dzalik. Semoga Allah SWT senantiasa menjauhkan kita dari berbagai sifat tercela yang dapat menghapus pahala dan merusak amal kebaikan yang telah dilakukan.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads