Bagi banyak orang, bau badan menjadi masalah utama yang perlu segera ditutupi dengan parfum. Namun, dari perspektif medis, wewangian yang keluar dari kulit dan napas kita sebenarnya berfungsi sebagai catatan tentang kondisi kesehatan kita.
Menariknya, indera penciuman manusia dapat mendeteksi gejala penyakit tertentu melalui perubahan bau keringat! Bagaimana hal ini dapat dijelaskan secara ilmiah, dan apa langkah-langkah sederhana untuk mengatasinya dengan biaya yang terjangkau? Simak penjelasan berikut ini.
Aroma alami yang dihasilkan oleh tubuh kita muncul ketika bakteri di kulit memecah keringat dari kelenjar apocrine menjadi senyawa asam yang menguap. Ketika metabolisme tubuh terganggu karena kondisi kesehatan tertentu, komposisi kimia yang dikeluarkan bersama keringat dan napas akan turut berubah. Perubahan ini adalah penyebab dari variannya aroma tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Metode untuk mendeteksi penyakit melalui aroma telah mulai digunakan dalam dunia medis. Hewan seperti anjing dapat dilatih khusus untuk mengidentifikasi keberadaan sel kanker pada seseorang melalui bau tubuhnya. Selain itu, para peneliti saat ini sedang aktif dalam menciptakan teknologi canggih yang meniru metode tersebut untuk diagnosis penyakit secara cepat.
Sering kali, banyak individu terlalu mengandalkan deodoran untuk menutupi bau badan yang kurang menyenangkan. Sayangnya, penggunaan produk yang berfungsi untuk menyumbat pori-pori ini dapat berisiko mengakibatkan zat-zat sisa atau racun yang seharusnya dikeluarkan justru terjebak di dalam tubuh.
5 Pilihan Alami Mengusir Bau Tak Sedap Sesuai Kebutuhan
Mengutip panduan praktis dari buku Tips Cara Praktis untuk Cara Menghilangkan Bau Badan yang ditulis oleh Yusuf CK Arianto, berikut adalah beberapa metode alami yang bisa kamu pilih untuk menjaga tubuh tetap segar:
1. Segera Bersihkan Tubuh Setelah Melakukan Aktivitas
Ketika cuaca sangat panas atau setelah berolahraga, jumlah keringat yang dihasilkan akan meningkat drastis dan dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri. Mandilah segera menggunakan sabun antibakteri untuk menghilangkan kuman yang ada di kulit dengan cepat.
2. Perhatikan Aroma Pakaian dan Gunakan Parfum
Setelah mandi, lengkapi kesegaran tubuh dengan meyemprotkan parfum secukupnya. Pastikan juga pakaian yang kamu kenakan bersih dan wangi. Hindari kebiasaan menaruh kembali pakaian yang sudah dipakai setengah dalam lemari karena hal itu dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri.
3. Gunakan Daun Kemangi Sebagai Sayuran Pendamping
Daun kemangi mengandung zat alami yang bisa membantu mengendalikan bau tubuh dari dalam. Jika perawatan luar dirasa kurang efektif, cobalah untuk mengonsumsi daun kemangi segar secara teratur sebagai tambahan dalam menu makanmu.
4. Rutin Meminum Air Rebusan Daun Cengkih
Zat aktif di dalam daun cengkih terbukti efektif untuk mengurangi aroma tubuh yang tidak sedap. Cukup seduh beberapa lembar daun cengkih dengan air panas seperti membuat teh, saring airnya, lalu minumlah secara teratur.
5. Memanfaatkan Air Rebusan Daun Sirih dan Jahe
Kombinasi antara daun sirih dan jahe parut terkenal sangat efektif dalam menjaga kebersihan tubuh sekaligus mengatasi bau badan. Rebus kedua bahan ini dengan air bersih, lalu gunakan air rebusan tersebut untuk mandi secara teratur agar mendapatkan hasil yang baik.
Aroma tubuh kita tidak hanya soal penampilan, tetapi juga mencerminkan kondisi kesehatan di dalam. Dengan menerapkan gaya hidup bersih, menjaga pola makan yang baik, serta memanfaatkan bahan herbal yang ada di sekitar kita, tubuh yang segar dan sehat dapat dengan mudah tercapai.
Artikel ini ditulis oleh peserta magang Kemnaker, Dwi Puspa Handayani Berutu di detik.com
(afb/afb)











































