Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang memiliki tingkah lucu dan menggemaskan. Namun di balik perilakunya, kucing ternyata mempunyai cara komunikasi yang unik untuk menyampaikan kebutuhan hingga emosinya kepada manusia.
Banyak pemilik kucing sebenarnya sering melihat tanda-tanda tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari suara mengeong, gerakan ekor, hingga ekspresi wajah tertentu.
Hal itu dijelaskan dalam penelitian berjudul "Analisis Karakteristik Unik Komunikasi pada Kucing sebagai Hewan Peliharaan" tahun 2024 dari Universitas Jambi yang dimuat di Jurnal Insan Cita Pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kucing memiliki tiga bentuk utama komunikasi, yakni vokalisasi, bahasa tubuh, dan ekspresi wajah. Ketiganya memiliki fungsi berbeda dalam menyampaikan kondisi kucing kepada pemiliknya.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa kucing menggunakan tiga bentuk utama komunikasi - vokalisasi, bahasa tubuh, dan ekspresi wajah - yang masing-masing memiliki peran unik dalam menyampaikan kebutuhan, emosi, dan keadaan fisik," demikian tertulis dalam penelitian tersebut.
Dalam penelitian itu dijelaskan, vokalisasi lebih sering digunakan kucing untuk menarik perhatian atau menunjukkan kebutuhan mendesak. Sementara bahasa tubuh menjadi penanda suasana hati dan kesiapan kucing dalam bertindak.
Ekspresi wajah juga memiliki peran penting. Perubahan pada mata, kumis, maupun bentuk wajah dapat menunjukkan apakah kucing merasa nyaman, tertarik, atau justru tidak tenang.
"Pemahaman terhadap ketiga bentuk komunikasi ini memungkinkan pemilik untuk merespons kucingnya dengan lebih tepat, memperkuat ikatan emosional, dan menciptakan hubungan yang harmonis antara manusia dan hewan peliharaan."
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa memahami perilaku kucing bukan sekadar mengetahui kebiasaannya. Pemilik juga perlu peka terhadap berbagai bentuk komunikasi yang ditunjukkan hewan peliharaan tersebut setiap hari.
Artikel ditulis Siti Asyaroh, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom
(astj/astj)











































