Alami Patah Kaki, Ini Pertolongan Pertama dan Tips dari Dokter

Alami Patah Kaki, Ini Pertolongan Pertama dan Tips dari Dokter

Rindi Antika - detikSumut
Rabu, 06 Mei 2026 12:50 WIB
Ilustrasi patah tulang
Ilustrasi patang tulang. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn)
Medan -

Saat mengalami patah kaki, beberapa orang mungkin bingung apa yang harus dilakukan sebagai pertolongan pertama. Berikut penjelasan dokter sekaligus tips agar cepat pulih.

Dokter Spesialis Lutut dan Kaki, dr. Charles Apulta Meliala menjelaskan bahwa saat terjadi patah tulang hal pertama dilakukan adalah imobilisasi atau mencegah bergerak terlalu banyak agar cedera tidak semakin parah.

"Saat awal menyadari terjadi patah tulang, yang paling awal harus dilakukan adalah melakukan proses imobilisasi dan stabilisasi bagian yang patah, guna mencegah cedera lebih banyak akibat patahan tersebut," ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Charles menjelaskan bahwa patah tulang sendiri memiliki beberapa jenis. Pada dasarnya ada patah terbuka dan tertutup. Setelah itu terbagi lagi berdasarkan konfigurasi patah tulang tersebut.

"Hal paling dasar sebenarnya ada 2, dimana ada patah terbuka dan patah tertutup. Kemudian baru menjelaskan terkait konfigurasi patahan, ada yang simpel (patah 2 bagian), pecah (lebih dari 2 bagian), impaksi (saling menumbuk), spiral (akibat anggota tubuh terputar berlebihan), greenstick (patah tidak komplit), oblique (patah miring)," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Ia menyebutkan agar mempercepat proses penyembuhan maka bisa dengan mengonsumsi vitamin pendukung untuk tulang. Vitamin tersebut yaitu D3, Zinc, Magnesium, dan Kalsium.

"Agar proses penyembuhan lebih cepat, dapat mengonsumsi vitamin pendukung untuk tulang, seperti kalsium, D3, zinc, magnesium," jelasnya.

Disarankan juga agar melakukan latihan fisik supaya otot yang berada di sekitar tulang yang patah tersebut menjadi lebih kuat. Hal ini dikarenakan tulang juga mendapat 'makanan' dari otot yang ada di sekitarnya.

"Kemudian jangan lupa untuk melakukan latihan fisik agar otot di sekitar tulang yang patah menjadi kuat, karena tulang juga mendapat makanan dari otot disekitarnya," lanjutnya.

Meskipun sebagian masyarakat menyebut bahwa orang yang mengalami patah tulang tidak bisa sembuh sepenuhnya, Charles menyebutkan bahwa sebenarnya pasien patah tulang bisa saja sembuh seperti sebelumnya. Namun terkadang bagi sebagian orang ada sensasi berbeda sehingga takut mengalami patah tulang kembali.

"Pasien dapat sembuh seperti sebelumnya, namun bagi beberapa orang, akan ada sensasi berbeda setelah mengalami patah, terkadang kita menjadi takut untuk menjadi patah kembali," tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads