Minuman Pagi Hari yang Bikin Awet Muda Menurut Ahli, Bukan Air Putih dan Kopi

Atiqa Rana - detikSumut
Minggu, 03 Mei 2026 06:00 WIB
Foto: Ilustrasi minuman matcha. (Gemini AI)
Medan -

Banyak orang memulai hari dengan air putih atau kopi, namun ternyata ada pilihan minuman lain yang dipercaya dapat membantu menjaga tubuh tetap awet muda. Sejumlah ahli mengungkap bahwa minuman tertentu di pagi hari bisa memberikan manfaat lebih, mulai dari meningkatkan metabolisme hingga menjaga kesehatan kulit.

Kandungan nutrisi dalam minuman ini dinilai mampu melawan radikal bebas, memperlambat tanda-tanda penuaan, dan membuat tubuh terasa lebih segar sepanjang hari. Tak heran jika minuman ini mulai dilirik sebagai alternatif rutinitas pagi bagi mereka yang ingin tampil lebih sehat dan bugar.

Jakarta - Ahli menobatkan minuman ini sebagai minuman pagi terbaik untuk mengatasi masalah penuaan. Selain nikmat, minuman ini juga kaya akan antioksidan dan nutrisi lainnya.

Alih-alih kopi, para ahli justru memilih matcha sebagai minuman pagi terbaik, terutama dalam hal anti-penuaan.

Alasan Matcha Jadi Minuman Pagi Terbaik Atasi Penuaan

Lantas, apa yang membuat matcha menjadi minuman pagi terbaik untuk atasi penuaan? Dilansir detikFood dari eatingwell.com berikut penjelasannya.

1. Antioksidan matcha kurangi peradangan

Seperti teh hijau, matcha mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dalam jumlah sangat tinggi. Antioksidan ini terbukti mengurangi peradangan dan stress oksidatif pada tingkat seluler.

Ahli Val Warner mengungkap jika seiring bertambahnya usia, tubuh secara alami mengalami lebih banyak stress oksidatif yang dapat bekontribusi pada hal-hal, seperti penuaan sel dan penyakit kronis. Minum matcha secara teratur merupakan obat yang tepat untuk mendukung pertahanan tubuh terhadap proses ini.

Cara kerjanya yaitu antioksidan dalam matcha membantu menetralkan dan menghilangkan radikal bebas atau zat-zat di lingkungan yang diketahui menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi pada proses penuaan.

Antioksidan dan fitokimia di dalam matcha juga terbukti mengurangi peradangan dengan menekan ekspresi gen dan protein sitokin inflamasi.

Meskipun matcha dan teh hijau sama-sama dibuat dari daun Camelia sinensis, tapi matcha lebih ampuh daripada teh hijau dalam hal kapasitas antioksidan dan manfaat untuk umur panjang. Hal ini disebabkan karena matcha adalah versi bubuk dari teh hijau, sedangkan teh hijau adalah ekstrak air dari daunnya.

Ahli Seema Shah juga menyebut jika matcha lebih kaya akan polifenol, seperti EGCG daripada teh hijau.

Selain EGCG, matcha juga mengandung antioksidan lain, seperti rutin, quercetin, klorofil, dan karotenoid lainnya dibandingkan teh hijau biasa.

2. Prebiotik mendukung kesehatan usus

Kandungan prebiotik dalam matcha melewati saluran pencernaan tanpa tercerna hingga mencapai usus. Mereka memberi makan mikroba probiotik sehat yang menghasilkan butirat, zat anti-inflamasi yang membantu menyehatkan penghalang usus dan mengatur fungsi kekebalan tubuh.

"Mikrobioma yang sehat memainkan peran kunci dalam pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, dan bahkan peradangan," ujar ahli Warner.

Semua hal tersebut merupakan faktor penting yang terbukti memengaruhi penuaan dan fakto-faktor ini mendapat manfaat dari kerja prebiotik matcha di dalam usus.



Simak Video "Tips Cegah Penuaan Dini dari Dermatolog"

(astj/astj)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork