Ragam Kuliner Kaki Lima di Taman Gajah Mada, Diminati Warga Medan

Ragam Kuliner Kaki Lima di Taman Gajah Mada, Diminati Warga Medan

Olivia Andrea - detikSumut
Rabu, 29 Apr 2026 06:30 WIB
Warga berburu kuliner usai di Taman Gajah Mada Medan. (Olivia Andrea/detikSumut)
Foto: Warga berburu kuliner usai di Taman Gajah Mada Medan. (Olivia Andrea/detikSumut)
Medan -

Kawasan Taman Gajah Mada Medan merupakan salah satu ruang terbuka yang diminati masyarakat. Selain dimanfaatkan untuk aktivitas fisik seperti olahraga dan melepas penat seperti bersantai, kawasan ini juga berkembang menjadi tempat kuliner kaki lima yang selalu dipadati pengunjung, khususnya pada sore hingga menjelang malam hari.

Area kawasan ini hampir tak pernah sepi. Warga dari berbagai usia datang untuk beragam kegiatan, mulai dari berolahraga hingga berkumpul bersama teman dan keluarga. Tingginya aktivitas pengunjung tersebut, turut memicu bertumbuhnya pedagang kaki lima di sekitar lokasi.

Aneka kuliner pun tersaji dengan mudah di sepanjang kawasan. Mulai dari minuman menyegarkan seperti jus buah dan es, hingga sajian khas seperti mie balap, gorengan, sate, serta berbagai camilan ringan yang digemari masyarakat. Kehadiran kuliner tersebut menjadi pelengkap suasana, terutama bagi warga yang ingin mengisi energi usai beraktivitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang pengunjung, Rani, mengungkapkan dirinya kerap singgah karena suasananya yang terasa nyaman serta pilihan makanan yang beragam.

"Kalau malam udaranya lebih adem, suasananya juga lebih ramai, jadi enak buat santai. Setelah jalan-jalan bisa langsung cari makan di sekitar kawasan ini," ujar Rani, Selasa, (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

Pendapat serupa disampaikan pengunjung lainnya, Dedi, Ia menilai variasi makanan di kawasan tersebut cukup lengkap dengan harga yang terjangkau.

"Mulai dari jajanan ringan sampai makanan berat ada semua. Harganya juga masih terjangkau, cocok untuk siapa saja dari semua kalangan, makanya saya dan teman teman sering nongkrong disini," ujar Dedi.

Di sisi lain, Siti, salah satu pedagang sate, mengaku meningkatnya jumlah pengunjung sangat berdampak pada penghasilannya.

"Biasanya ramai saat malam atau akhir pekan. Banyak yang selesai olahraga atau nongkrong, lalu mampir beli sate," katanya.

Kondisi ini mencerminkan identitas Kota Medan yang dikenal kaya akan kuliner kaki lima dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau. Kehadiran para pedagang di sekitar taman pun menjadi bagian dari daya tarik tersendiri, baik bagi warga lokal maupun pendatang.

Perpaduan antara suasana taman yang asri dan ragam kuliner yang menggoda selera, menjadikan kawasan ini terus diminati sebagai tempat berkumpul sekaligus destinasi berburu jajanan di tengah kota Medan.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads