Atlet Panjat Tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi Sabet Perak ABG 2026

Atlet Panjat Tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi Sabet Perak ABG 2026

Nanda Marbun - detikSumut
Rabu, 29 Apr 2026 07:30 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, (Dok instagram @timindonesiaofficial)
Foto: Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, (Dok instagram @timindonesiaofficial)
Medan -

Indonesia berhasil meraih perolehan medali di ajang Asian Beach Games (ABG) 2026 di Sanya. Melalui cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra. Atlet muda Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, sukses meraih medali perak setelah tampil di partai final.

Berdasarkan unggahan Instagram resmi @fpti_official, pada Selasa (28/4/2026), Antasyafi Robby menempati posisi kedua usai mengalami false start pada laga final saat menghadapi atlet tuan rumah asal China, Zhao Yicheng. Meski demikian, capaian ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri karena menyumbang medali bagi Indonesia di ajang tersebut.

"Atlet speed putra Timnas Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi menyabet medali perak di kejuaraan panjat tebing Asian Beach Games Sanya 2026. la harus puas menempati posisi kedua setelah mengalami false start pada laga final menghadapi atlet tuan rumah Zhao Yicheng," tulus keterangan tersebut dilihat detikSumut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertandingan final yang berlangsung di Tianya Haijiao, Sanya, Antasyafi sejatinya memiliki peluang untuk meraih emas. Namun, kesalahan start membuat peluang tersebut lepas dan memastikan Zhao Yicheng keluar sebagai juara. Sementara medali perunggu panjat tebing didapat putra atlet Kazakhstan, Rishat Khaibulin, yang mengalahkan wakil China, Chu Shouhong.

Sementara itu, perjuangan atlet Indonesia lainnya belum membuahkan hasil maksimal. Dari lima wakil yang berhasil melaju ke babak perempat final, empat di antaranya harus terhenti di babak delapan besar.

ADVERTISEMENT

Selain Antasyafi Robby, nama-nama seperti Raharjati Nursamsa, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Puja Lestari turut berjuang namun belum mampu melangkah ke tahap lebih jauh.

Meski demikian, raihan medali perak ini menjadi modal penting bagi tim panjat tebing Indonesia untuk menghadapi kompetisi selanjutnya, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah internasional.

Artikel ini ditulis Nanda M Marbun, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads