Lagu Berjudul Siti Mawarni Viral, Ini Respons Kapolres Labuhanbatu

Lagu Berjudul Siti Mawarni Viral, Ini Respons Kapolres Labuhanbatu

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Selasa, 28 Apr 2026 18:30 WIB
Lagu Berjudul Siti Mawarni Viral, Ini Respon Kapolres Labuhanbatu
Foto: Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya dan Amin Wahyudi Harahap. (dok. Kapolres Labuhanbatu)
Labuhanbatu -

Lagu 'Siti Mawarni' yang diduga untuk menyindir maraknya peredaran narkoba di Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Begini respons Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya.

Lirik lagu tersebut juga turut mengkritik para penyalahguna narkoba di Labuhanbatu. Penggalan liriknya yakni, "Kalau ada orang yang nyabu, ya Allah, cepat kasih azab-Nya. Sabu banyak di Sumut, ya Allah, bandar sabu kaya semua. Kalau yang membeking sabu, ya Allah, cepat cabut nyawanya. Kalau tidak dimatikan, ya Allah, rakyat kita rusak semua".

Kapolres AKBP Wahyu Endrajaya mengatakan bahwa lagu tersebut bukan bentuk kritik yang harus ditolak oleh Polri. Melainkan harus menjadi motivasi bagi aparat kepolisian untuk gencar memberantas narkoba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagu 'Siti Mawarni' menjadi penyemangat Polri, terutama Polres Labuhanbatu, agar lebih optimal dalam mengungkap peredaran narkoba," ujarnya kepada detikSumut, Selasa (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

Meskipun pihaknya telah melakukan upaya pemberantasan narkoba di Labuhanbatu, ia tetap meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakt. Sehingga peredaran barang haram itu bisa diberantas hingga ke akar-akarnya.

"Meminta dukungan masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memberantas narkoba," ucapnya.

Sementara itu, Amin Wahyudi Harahap, pria yang mengarasemen lagu tersebut mengatakan bahwa lagu 'Siti Mawarni" dibuat bukan untuk menyindir pihak tertentu. Lagu itu justru untuk motivasi seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama memberantas narkoba.

"Lagu Siti Mawarni merupakan bentuk keresahan masyarakat namun itu adalah pesan motivasi untuk Polri lebih ditingkatkan kembali pemberantasan, namun sampai saat ini bahwa pemberantasan itu terus dilakukan," ujarnya.




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads