Didesak Warga Tes Urine Usai Bikin Ribut, Lurah di Tapteng Pingsan

Didesak Warga Tes Urine Usai Bikin Ribut, Lurah di Tapteng Pingsan

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Selasa, 28 Apr 2026 07:30 WIB
Ketua DPRD Tapteng cekcok dengan lurah di Tapteng.
Foto: Ketua DPRD Tapteng cekcok dengan lurah di Tapteng. (Tangkapan layar)
Tapanuli Tengah -

Lurah Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), HH terlibat cekcok dengan Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani dan sejumlah warga. Keributan itu membuat HH diminta melakukan tes urine.

Peristiwa tersebut terjadi usai keributan di Kantor Camat Barus. Setelah kejadian, masyarakat mendesak agar HH menjalani tes urine di kantor polisi karena sikapnya yang dinilai arogan dan diduga terpengaruh narkoba.

"Masyarakat menuntut untuk mengecek urine HH (Lurah Padang Masiang) saat diamankan di Polres Tapteng," kata Kapolres Tapteng, AKBP Alan Haikel, kepada detikSumut, Senin (27/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, saat didesak masyarakat agar lurah tersebut mengeluarkan urine untuk dites, HH tiba-tiba mengalami penurunan kondisi dan jatuh sakit. Ia kemudian terpaksa dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Jadi, saat akan dicek urine, yang bersangkutan tidak bisa buang air kecil, lalu jatuh sakit dan dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Hingga kini, HH, Lurah Padang Masiang, masih dirawat di rumah sakit untuk proses pemulihan.

Sebelumnya diberitakan, Viral di media sosial, keributan terjadi antara Ketua DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Lurah Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapteng. Lurah tersebut diduga bersikap arogan hingga cekcok dengan ketua DPRD dan nyaris diamuk massa. Polisi pun mengamankan lurah tersebut.

Dalam rekaman video tersebut, peristiwa terjadi pada Senin (27/4/2026). Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, saat itu sedang bermusyawarah membahas bantuan bencana. Namun, secara tiba-tiba Lurah Padang Masiang berinisial HH datang ke forum diskusi menggunakan pakaian dinas, kemudian menyalakan sebatang rokok di hadapan masyarakat.

Ketua DPRD kemudian meminta agar lurah tersebut berdiri di hadapan masyarakat. Lurah tersebut tidak terima dan secara langsung memukul meja dan membentak Ketua DPRD Tapteng hingga terjadi cekcok antara keduanya.

Warga yang kesal melihat sikap arogan lurah tersebut emosi dan nyaris diamuk massa. Petugas kepolisian yang berada di lokasi langsung membawa lurah tersebut ke Polres Tapteng untuk diamankan sementara guna mengantisipasi keributan.

Kapolres Tapteng, AKBP Alan Haikel, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di Kantor Camat Barus, Tapteng, pada Senin (27/4/2026), saat pembahasan bantuan bencana. Ia menyebutkan bahwa sikap lurah tersebut memicu emosi masyarakat hingga nyaris terjadi amuk massa.

"Tadi ada pembahasan bantuan. Kebetulan masyarakat dan Ketua DPRD hadir, mungkin ada pernyataan dari lurah yang memancing emosi masyarakat," jelasnya kepada detikSumut saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (27/4/2026).




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads