Tanggal 28 April Memperingati Hari Apa? Cek di Sini

Tanggal 28 April Memperingati Hari Apa? Cek di Sini

Eme Arapenta Tarigan - detikSumut
Senin, 27 Apr 2026 20:00 WIB
Tanggal 28 April Memperingati Hari Apa? Cek di Sini
Foto: Ilustrasi. (Freepik/Freepik)
Medan -

Setiap tanggal memiliki cerita tersendiri. Meskipun bukan merupakan tanggal merah, tanggal 28 April ternyata memiliki berbagai perayaan yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang.

Berikut ini sejumlah peringatan pada tanggal 28 April. Yuk simak artikel ini sampai akhir.

1. Hari Puisi Nasional

Dikutip situs DITSMP Kemdikbud, Hari Puisi Nasional diperingati pada tanggal 28 April, yaitu tanggal wafatnya Chairil Anwar. Peringatan Hari Puisi Nasional ini digagas oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang bekerjasama dengan Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chairil Anwar sendiri diketahui telah membuat 94 tulisan di mana di dalamnya termasuk 70 sajak asli, 4 saduran, 10 sajak terjemahan, 6 prosa asli, dan 4 prosa terjemahan.

ADVERTISEMENT

Pelopor puisi modern Indonesia ini memiliki karya-karya yang selalu melegenda dan gagasan dari puisi-puisinya yang mendobrak semangat senantiasa melekat pada buku-buku pelajaran bahasa Indonesia.

2. Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia (K3)

Tanggal 28 April secara resmi diperingati sebagai Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia atau World Day for Safety and Health at Work.

Peringatan ini diiniasiasi oleh International Labour Organization/Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja di mana hak atas lingkungan kerja yang aman dan sehat dihormati di semua tingkatan dan juga menghormati mereka yang menjadi korban kecelakaan kerja sekaligus memperkuat komitmen agar kejadian serupa tidak terulang.

3. Hari Perkabungan Buruh Internasional

International Workers' Memorial Day (IWMD) atau dikenal juga sebagai Hari Perkabungan Buruh Internasional diperingati setiap tanggal 28 April oleh serikat buruh, buruh dan keluarganya serta masyarakat sipil lainnya diseluruh dunia.

Dilansir dari laman Local Initiative for Occupational Safety and Health Network, IWMD pertama kali dicetuskan oleh gerakan serikat buruh di Kanada pada tahun 1984, sebelum akhirnya diakui secara global.

Peringatan ini adalah bentuk penghormatan kepada jutaan pekerja yang kehilangan nyawa, mengalami cacat permanen, atau menderita penyakit kronis akibat lingkungan kerja yang tidak layak.

Dengan slogan abadi, "Remember the dead, fight for the living", hari ini mengajak kita berhenti sejenak untuk menoleh pada mereka yang tak pernah kembali ke rumah demi mencari nafkah.

Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Meramu Puisi dengan Rasa"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads