Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut Presiden Prabowo Subianto menggelontorkan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Total tambahan TKD ke tiga provinsi yang terdampak bencana itu mencapai Rp 10,6 triliun.
Pernyataan itu disampaikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, sebagai respons atas masih terjadinya banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Dalam sambutannya, Tito menegaskan bahwa situasi kebencanaan di Sumatera belum sepenuhnya pulih. Ia menyebut sejumlah daerah di Aceh seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues masih menghadapi kondisi berat.
Sementara, di Sumatera Utara fokus penanganan berada di kawasan Tapanuli dan sekitarnya. Di Sumatera Barat, wilayah Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar menjadi prioritas.
"Kita pikir bencana sudah selesai, namun ternyata banjir masih terus terjadi, longsor pun masih terjadi. Artinya, kita tidak boleh lengah dan harus terus mempercepat pemulihan di daerah-daerah terdampak," ujar Tito, Sabtu (25/4/2026).
Ia menegaskan, tambahan anggaran dari pemerintah pusat merupakan bentuk keberpihakan terhadap daerah yang masih berjuang bangkit.
"Intinya, Bapak Presiden menambah Rp 10,6 triliun untuk tiga provinsi terdampak. Seluruh kabupaten/kota mendapatkan itu, sehingga tidak ada daerah yang tertinggal dalam proses pemulihan," tegasnya.
Data yang dipaparkan menunjukkan dari total 75 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut, sebanyak 53 daerah terdampak bencana. Dari jumlah itu, 39 kabupaten/kota (74 persen) telah kembali normal, tiga daerah (6 persen) mendekati normal, dan 11 daerah (20 persen) masih membutuhkan perhatian khusus.
Simak Video "Video Mendagri: Tak Semua Kepala Daerah Buruk, Banyak yang Kinerjanya Bagus"
(astj/astj)