Bacaan Doa Usai Sedekah Subuh, Hajat Dimudahkan-Hati Tenang

Tim detikHikmah - detikSumut
Minggu, 19 Apr 2026 05:00 WIB
Foto: llustrasi. (Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic)
Jakarta -

Salah satu amalan yang bisa mendatangkan rezeki adalah sedekah subuh. Perlu diketahui, usai mengerjakan amalan tersebut maka iringi juga dengan doa memohon kemudahan hidup dan ketenangan hati

Dalam Islam, sedekah merupakan salah satu amalan mulia yang punya banyak keutamaan. Bila dikerjakan di waktu subuh, maka keutamaannya menjadi bertambah.

Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,

"Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah, kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, 'Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang bersedekah,' sedangkan yang satu lagi berdoa, 'Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya." (HR Bukhari dan Muslim)

Dikutip detikHikmah dari buku Dongkrak Rezeki karya Dedik Kurniawan, sedekah subuh menjadi pembuka jalan dikabulkannya doa, dan dilindunginya dari berbagai musibah. Mengamalkan sedekah, maka seorang muslim akan semakin dekat kepada Allah SWT dan mensyukuri nikmat-Nya.

Waktu yang dianggap mustajab yakni waktu subuh, sehingga setelah sedekah subuh kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa maka lebih mudah dikabulkan Allah SWT.

Bacaan Doa Setelah Sedekah Subuh

Berikut bacaan doa yang dapat diamalkan setelah sedekah subuh, merujuk dari buku Ajaibnya Bangun Pagi, Subuh, Dhuha & Mengaji di Pagi Hari karya Muhammad Ainur Rasyid:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Arab latin: Rabbana taqabbal minna innaka antas sami'ul alim.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,"

Lalu, terdapat juga niat yang bisa dibaca sebelum mengerjakan sedekah Subuh. Bacaan niatnya sebagai berikut:

نَوَيْتُ التَّقَرُّبَ اِلَى اللهِ تَعَالَى وَاتِّقَاءَ غَضَبِ الرَّبِّ جل جلاله وَاتِّقَاءَ نَارِ جَهَنَّمَ وّالتَّرَحُّمَ عَلَى الاخْوَانِ وَصِلَةَ الرَّحِمِ وَمُعَاوَنَةَ الضُّعَفَاءِ وَمُتَابَعَةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَاِدْخَالَ السُّرُوْرِ عَلَى اْلاِخْوَانِ وَدَفْعِ البَلاَءِ عَنْهُ وَعَنْ سَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلاِنْفاَقَ مِمَّا رَزَقَهُ الله وَقَهْرَ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ

Arab latin: Nawaitut taqoruba ilallahi ta'ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma 'ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu'awanatadh dlu'afai wa mutaba'atan nabiyyi shallallahu 'alaihi wa sallama wa idkholas sururi 'alal ikhwani wa daf'il balai 'anhu wa 'an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.

Artinya: "Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahannam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi Saw, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rizki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan."



Simak Video "Video Pramono: Toleransi Kunci Kehidupan di Jakarta Berjalan Baik"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork