Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan menelan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar dari APBD tahun 2026. Namun, venue acara tahunan ini disoroti lantaran beberapa titik masih berlumpur.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas dalam peninjauannya ke lokasi MTQ di Kecamatan Medan Sunggal.
"Hari ini saya meninjau langsung kesiapan lokasi pelaksanaan MTQ ke-59. Ada beberapa yang menjadi perhatian saya tadi, mulai dari jalan di lokasi venue yang masih belum sempurna. Ada beberapa titik juga yang masih berlumpur," tulis Rico dalam unggahan akun Instagramnya dilihat detikSumut, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain venue yang berlumpur, Rico juga menyoroti terkait pengeras suara. Menurutnya, hal ini sangat penting dalam pelaksanaan MTQ.
"Kemudian juga soal sound system. Saya minta agar sound system yang digunakan benar-benar bagus. Karena ini adalah kunci bagi para peserta agar nyaman dalam mengikuti lomba MTQ," katanya.
Diketahui, MTQ ke-59 Kota Medan Tahun 2026 akan berlangsung pada 11-18 April 2026 di Jalan Gatot Subroto Km 5, Kecamatan Medan Sunggal.
Berdasarkan data yang diunggah di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan, penyelenggaraan MTQ ini diunggah dengan nomor paket 10120502000 dengan judul "Tender Jasa Event Organizer Penyelenggaraan MTQ Tk.Kota Medan Th.2026".
Dengan pagu anggaran sebesar Rp. 1.600.000.000,00 dengan HPS Rp. 1.599.940.900,00 yang dibuat pada 5 Maret 2026.
Adapun pemenang tender sebagai penyelenggara acara yakni PT. ANGSAMAS RATU TAMA dengan harga penawaran sebesar Rp. 1.589.503.350,00.
(nkm/nkm)











































