Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melaksanakan Work From Home (WFH) perdana pada hari ini. Dari amatan detikSumut di Kantor Wali Kota Medan, suasana lebih sepi dari biasanya.
Lokasi parkir sepeda motor yang biasanya padat tampak lebih lengang. Hal yang sama juga tampak di lokasi parkir mobil di samping Jalan Kapten Maulana Lubis.
Aparatur Sipil Negara (ASN) juga tidak tampak bekerja seperti biasanya. Suasana kantor terlihat sepi dan hanya ada petugas kebersihan yang berlalu lalang di sekitar koridor lantai 1, 2 dan 3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk Balai Kota juga tidak sebanyak biasanya. Terdapat satu petugas di pintu masuk parkiran sepeda motor, dan beberapa lainnya di lobi utama.
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Waas mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terkait kebijakan Work From Home (WFH) ini.
"Pemerintah Kota Medan sudah siap untuk melaksanakan WFH di Kota Medan. Saya sudah juga mengeluarkan surat edaran untuk seluruh rekan-rekan yang ditentukan sudah sesuai dari Mendagri, yaitu kita melaksanakan WFH satu hari, yaitu Hari Jumat di Kota Medan. Jadi sudah siap," ujar Rico saat diwawancarai, Kamis (2/4/2026).
Menurut Rico, meskipun kebijakan WFH akan dimulai, beberapa peran masih tetap harus melakukan Work From Office (WFO). Di antaranya petugas kesehatan, pelayanan publik hingga pemadam kebakaran (Damkar).
"Tapi memang yang berhubungan langsung dengan masyarakat tentu itu tidak WFH. Apakah itu terutama pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, lalu misalnya seperti Damkar, Satpol PP, lalu juga seperti saya informasikan tadi, eselon II, eselon III, kepala daerah, camat, lurah, itu tetap harus hadir seperti biasa," jelasnya.
Menurut Rico, pihaknya juga sudah menyiapkan infrastruktur untuk pelaksanaan WFH. Termasuk perangkat digital yang dibutuhkan.
"Sudah, secara infrastruktur sebenarnya sudah siap ya. Hanya pekerjaan-pekerjaan kita ini kan juga masih menggunakan teknologi digital, itu sudah kita siapkan," tambahnya.
Politisi Partai Nasdem ini meminta agar masyarakat untuk tidak khawatir selama pelaksanaan WFH. Ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.
"Pesan kepada masyarakat adalah jangan khawatir ya, kami mohon masyarakat tetap tenang, di mana pelayanan tetap kami maksimalkan, seperti biasanya, tidak ada kekurangan dari WFH ini, jadi seperti biasanya, tetap kita maksimalkan, bahkan tetap kita force untuk lebih baik," pungkasnya.
