Warga mengeluhkan parkir berlapis di tepi Jalan Veteran, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Dari amatan detikSumut, parkir berlapis ini berada tepat di samping Rumah Sakit Murni Teguh dan beririsan dengan Jalan Jawa.
Seorang warga, Efi mengaku dirinya sering tertabrak spion mobil lantaran lahan parkir yang memakan badan jalan.
"Saya tiap lewat ini udah beberapa kali ketabrak spion mobil, gimana enggak, orang badan jalannya habis buat parkir berlapis-lapis," ujar Efi kepada detikSumut, Selasa (7/4/2026).
Efi mengatakan, parkir berlapis ini membuat jalan menjadi sempit. Sementara, kata dia, banyak pengunjung rumah sakit yang berlalu lalang di tepi jalan.
"Tidak ada tempat lagi untuk pejalan kaki, parkirnya sudah sampai ke tengah jalan. Jadi kalau mau lewat susah lah, belum lagi orang yang parkir keluar masuk, makanya sering kesenggol kendaraan," tambahnya.
Warga lainnya, Indra mengaku selain parkir berlapis, para juru parkir liar juga beraksi setiap hari di Jalan Veteran. Menurutnya, para jukir kerap meminta biaya parkir di atas tarif yang sudah ditentukan.
"Saya selalu diminta Rp 3.000 padahal tarif parkir untuk sepeda motor kan Rp 2.000. Mereka memaksa, kadang saya bilang saya enggak ada uang seribu, tapi kadang terpaksa saya kasih. Susah menghadapi jukir liar ini," ujar Indra.
Ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dapat memberikan perhatian terhadap kondisi parkir tepi jalan.
"Ya saya berharap bisa lebih diatur ya, jangan sampai seperti ini dan dibiarkan berlarut-larut," tambahnya.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono mengatakan pihaknya akan meningkatkan pengawasan terkait lokasi parkir di Medan.
"Seharusnya tidak diperkenankan untuk parkir berlapis seperti itu, tapi memang di daerah itu kekurangan lahan parkir dibandingkan dengan yang dibutuhkan. Kita akan tingkatkan pengawasan," ujar Suriono saat dikonfirmasi.
Ia memastikan tim akan melakukan penindakan terkait juru parkir liar yang beraksi di Jalan Veteran.
"Juru parkir resmi harus memiliki bed dan rompi. Jadi kalau tidak pakai keduanya tidak diperkenankan mengutip parkir. Warga bisa melaporkan dan tim akan turun," tutupnya.
Simak Video "Video Viral Jukir di Jakbar Kasih Kembalian Pakai Uang Mainan"
(nkm/nkm)