Anggota DPRD Batu Bara Diteror, Dapat Telepon Ancaman-Kaca Mobil Dilempar Batu

Anggota DPRD Batu Bara Diteror, Dapat Telepon Ancaman-Kaca Mobil Dilempar Batu

M Ilham Pradila - detikSumut
Selasa, 07 Apr 2026 07:00 WIB
Kondisi Mobil DPRD Batubara dilepar batu oleh orang tak dikenal (dok. istimewa)
Foto: Kondisi Mobil DPRD Batubara dilepar batu oleh orang tak dikenal (dok. istimewa)
Batu Bara -

Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Muhammad Ridwan diteror dua hal dalam waktu berdekatan. Teror pertama diterima Ridwan yakni ancaman melalui telepon, sedangkan teror kedua kaca mobilnya yang terparkir di kafe rusak setelah dilempar batu.

Mobil Ridwan dilempar terjadi pada Sabtu (4/4) saat dirinya sedang berada di warung kopi di Jalan Imam Bonjol, Pasar Mereng, Labuhan Ruku. Ia tahu mobilnya rusak saat akan meninggalkan kafe yang dikunjunginya.

"Saat hendak pulang ke rumah sekitar pukul 19.00 WIB, saya kaget melihat kondisi kaca mobil pribadi yang terparkir di depan kafe sudah dalam keadaan pecah," ujarnya, Senin (6/4/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia belum diketahui pasti motif pelemparan tersebut. Namun, Muhammad Ridwan menduga peristiwa ini merupakan bentuk teror terhadap dirinya.

ADVERTISEMENT

Apalagi sebelum kejadian itu, Ridwan sempat mendapat ancaman terkait tugasnya sebagai anggota DPRD Batu Bara Komisi IV yang membidangi pembangunan, lingkungan hidup, tata ruang, serta perusahaan daerah.

"Secara pribadi, saya tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Namun, terkait tugas dan fungsi saya sebagai anggota dewan, ada pihak yang mungkin merasa terganggu," ucapnya.

Pasca kejadian ini, dirinya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik aksi pelemparan mobil miliknya.

"Ada yang menelepon saya dan diduga hendak mencelakakan atau mencari kesalahan saya. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," ungkapnya.

Kapolsek Labuhan Ruku, Kompol Cecep Suhendra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkapkan pelaku.

"Benar, kejadian itu terjadi. Namun, pelaku belum diketahui," singkatnya.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads