Ojol Bicara Potensi Krisis BBM, Minta Pemerintah Subsidi Beli Motor Listrik

Ojol Bicara Potensi Krisis BBM, Minta Pemerintah Subsidi Beli Motor Listrik

Retno Ayuningrum - detikSumut
Kamis, 26 Mar 2026 06:01 WIB
Ilustrasi driver ojol
Foto: dok. GOTO
Jakarta -

Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia bicara mengenai potensi kriris BBM akibat perang di Timur Tengah. Oleh karena itu, pemerintah diminta memberikan subsidi kepada driver ojol untuk membeli motor listrik.

Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono mulanya menjelaskan posisi driver ojol dalam rantai pasok barang UMKM. Ojol, kata dia, menjadi transportasi yang efesien.

"Dengan estimasi 7 juta pengemudi ojek daring di seluruh Indonesia, pengalihan subsidi BBM ke sepeda motor listrik merupakan langkah strategis yang tepat sasaran, guna mengurangi ketergantungan impor BBM, menekan emisi gas rumah kaca, dan memperkuat ketahanan energi nasional," ujarnya dalam keterangan, dikutip detikFinance, Rabu (25/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Igun mengimbau pemerintah untuk segera mengkaji dan mengimplementasikan kebijakan ini, termasuk skema pembiayaan kredit berbunga rendah bagi pengemudi ojek daring. Tak hanya itu, ia juga menilai perlunya penyediaan fasilitas pembiayaan yang terjangkau untuk program penukaran sepeda motor berbahan bakar minyak.

Menurutnya, inisiatif tersebut tidak hanya menjadi solusi mitigasi krisis BBM, melainkan juga katalisator transformasi ekonomi berkelanjutan melalui sektor gig economy. Ia mengaku siap menjalin kerja sama serta kajian bersama dengan instansi pemerintah untuk merealisasikan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

"Asosiasi siap menjalin kerja sama serta kajian bersama dengan instansi pemerintah, terkait, platform ojek daring, sektor pembiayaan serta produsen sepeda motor listrik untuk realisasi program sebagai bentuk mitigasi potensi krisis BBM di Indonesia," imbuh Igun.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads