Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah, Jalan Kongsi, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H hari ini. Hari Raya Idulfitri tersebut bersamaan dengan Muhammadiyah.
Pembina Jemaah Tarekat Naqsabandiyah, Syeh Muda Faisal mengatakan penentuan 1 Syawal 1447 H didasarkan pada hisab hakiki yang menetapkan puasa telah genap 30 hari.
"Hisab hakiki menghitung berdasarkan peredaran bulan. Puasa yang kita jalani sudah genap 30 hari, sesuai arahan Tuan Guru, hasil musyawarah Majelis Takwa, serta mursyidin," ujarnya kepada detikSumut, Jumat (20/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut jumlah jemaah Tarekat Naqsabandiyah yang melaksanakan salat Id di wilayah Deli Serdang diperkirakan mencapai 300 hingga 500 orang.
"Sekitar 350-an orang untuk wilayah kita hari ini," katanya.
Faisal menjelaskan perbedaan waktu pelaksanaan dengan kelompok Naqsabandiyah di Padang yang lebih dahulu berlebaran pada Kamis (19/3/2026) tidak berkaitan. Menurutnya, masing-masing pihak menggunakan perhitungan sendiri.
"Kami menggunakan hasil musyawarah Tuan Guru, Majelis Takwa, dan mursyidin. Jadi, tidak ada kaitannya dengan pihak lain dalam menentukan 1 Syawal," jelasnya.
Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak perlu diperdebatkan.
"Perbedaan ini adalah sunatullah dan rahmat dari Allah. Jangan sampai menjadi perdebatan. Perbedaan bukan untuk perpecahan, melainkan untuk penyatuan," ujarnya.
Ia juga mengajak umat untuk terus mengamalkan nilai-nilai puasa dalam kehidupan sehari-hari, meski bulan Ramadan telah berakhir.
"Amalan selama Ramadan hendaknya terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari agar kita tetap istiqamah di jalan yang telah Allah berikan," tutupnya.
(mjy/mjy)











































