Profil Ali Khamenei, Pimpinan Tertinggi Iran Tewas Diserang AS-Israel

Internasional

Profil Ali Khamenei, Pimpinan Tertinggi Iran Tewas Diserang AS-Israel

Fahri Zulfikar - detikSumut
Minggu, 01 Mar 2026 18:01 WIB
FILE PHOTO: Irans supreme leader, Ayatollah Ali Khamenei, stands in front of a jeep as he inspects 110,000 Basij militia voluteers, October 20, 2000.
Ali Khamenei (Foto: Reuters Photographer)
Jakarta -

Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Berikut sosok dari Ali Khamenei.

Sebagaimana dikutip detikEdu dari laman Khamenei.ir, Ali Khamenei lahir di kota suci Mashhad pada 19 April 1939. Khamenei adalah anak kedua dari ulama yang dikenal sederhana dan miskin di Iran, yakni Sayyed Javad Khamenei.

Sejak muda, Khameni aktif terlibat dalam gerakan Revolusi Iran, yaitu sejak 1963. Khameni juga merupakan anggota pendiri Partai Republik Islam (IRP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam gerakan revolusionernya, Khamenei menentang kebijakan rezim Shah yang dinilai pro-Amerika dan anti-Islam. Sampai akhirnya, rezim Shah jatuh setelah 16 tahun perjuangan revolusi.

Khamenei kemudian mendapat kehormatan dari Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang dikenal sebagai pemimpin revolusioner masa itu. Pada 1989, kesehatan pemimpin tertinggi Iran, Khomeini, menurun dan Ali Khamenei ditunjuk untuk menjadi pengganti.

ADVERTISEMENT

Usai menjadi pemimpin tertinggi, Ali Khamenei membentuk aparat militer dan paramiliter Iran. Khamenei kemudian menjabat selama lebih dari tiga dekade sampai 2026.

Profil Pendidikan Ali Khamenei

Ali Khamenei saat kecil menempuh pendidikan di maktab, sekolah dasar tradisional untuk belajar alfabet dan Al-Qur'an pada masa itu. Setelah itu, Khamenei pindah ke sekolah Islam untuk melanjutkan pendidikannya. Setelah lulus, dia melanjutkan pendidikannya di seminari teologi di Mashhad.

Di sekolah agama Soleiman Khan dan Nawwab, Ali Khamenei belajar logika, filsafat, dan yurisprudensi Islam. Ia belajar di bawah pengawasan ayahnya dan bimbingan sejumlah ulama besar.

Ali Khamenei juga menuangkan pemikirannya dalam berbagai karya tulis. Mulai dari Pemikiran Islam dalam Al-Qur'an, Persatuan dan Partai Politik, Perjuangan Para Imam Syiah (AS), hingga Kumpulan Pidato dan Pesan berjilid-jilid.

Untuk diketahui, AS dan Israel menyerang wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026) Kota Iran. Kompleks kediaman Khamenei di Teheran disebut telah dijatuhkan puluhan bom.

Iran secara resmi telah memverifikasi kabar mengenai wafatnya Ali Khamenei, akibat operasi militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

"Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid," lapor stasiun penyiaran negara IRIB, sebagaimana dikutip detikNews dari CNN Internasional, Minggu (1/3).

Media Iran juga melaporkan putri hingga cucu Khamenei tewas. Salah satu yang kena sasaran rudal Israel adalah SD putri di kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran Selatan. Ada ratusan orang yang tewas dalam kejadian itu.




(fnr/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads