Bau mulut saat puasa sering kali menjadi persoalan yang dapat menurunkan rasa percaya diri. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi karena produksi air liur menurun selama lebih dari 12 jam tanpa makan serta minum. Padahal, air liur berfungsi untuk membersihkan sisa makanan serta mengontrol pertumbuhan bakteri di dalam mulut.
Saat mulut menjadi kering dan tubuh mengalami dehidrasi, bakteri penyebab halitosis lebih mudah berkembang. Walau bau mulut tak selalu dapat hilang sepenuhnya, ada beberapa langkah efektif untuk meminimalkannya selama puasa Ramadan.
Dilansir dari Wolipop, berikut beberapa cara ampuh untuk meminimalkan bau mulut saat puasa Ramadan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
7 Cara Cegah Bau Mulut saat Puasa Ramadan
1. Sikat Gigi Secara Rutin
Pastikan menyikat gigi dua kali sehari pakai pasta gigi berfluoride, terutama usai sahur dan sebelum tidur. Cara ini membantu mengurangi sisa makanan serta plak yang memicu bau tidak sedap.
2. Bersihkan Sela Gigi dengan Dental Floss
Flossing penting untuk mengangkat sisa makanan yang terselip di sela gigi. Bila dibiarkan, kotoran ini dapat menjadi sumber berkembangnya bakteri penyebab bau mulut.
3. Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis
Asupan tinggi gula bisa mempercepat pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Sebaiknya pilih sumber gula alami dari buah ketimbang makanan manis berbahan gula olahan.
4. Gunakan Pengerik Lidah
Lidah pun dapat menjadi area tempat bakteri menumpuk. Membersihkannya dengan tongue scraper efektif membantu menjaga napas tetap segar.
5. Perbanyak Buah Kaya Vitamin C
Buah seperti jeruk, stroberi, dan jambu biji membantu menjaga kesehatan gusi. Gusi yang sehat bisa mengurangi risiko munculnya bau mulut.
6. Hindari Kafein dan Makanan Terlalu Asin
Minuman berkafein dan makanan tinggi garam bisa memicu dehidrasi. Saat tubuh kekurangan cairan, mulut jadi kering dan bau tidak sedap lebih mudah muncul.
7. Cukupi Asupan Air dan Makanan Tinggi Kandungan Air
Minum 8-10 gelas air putih antara waktu buka puasa hingga sahur untuk menjaga hidrasi tubuh. Lalu, lengkapi juga dengan buah dan sayuran tinggi air seperti semangka, mentimun, apel, dan seledri supaya mulut tetap lembap secara alami.
Dengan menjaga kebersihan mulut serta pola makan yang tepat, napas tetap segar selama puasa bukan lagi hal yang sulit.
(dhm/dhm)











































