Bulan suci Ramadan selalu identik dengan berbagai istilah khas yang sering kita dengar sehari-hari maupun di media sosial. Di antara banyak istilah yang bertebaran, kata Iftar, Takjil, dan Mokel mungkin menjadi yang paling sering diucapkan.
Namun, tahukah detikers makna sebenarnya dari ketiga istilah tersebut? Tidak jarang masyarakat menyamakan arti iftar dan takjil, padahal keduanya memiliki makna yang berbeda.
Di sisi lain, ada juga istilah bahasa gaul "mokel" yang populer di kalangan anak muda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar tidak salah kaprah, mari pahami arti, perbedaan, hingga hukumnya dalam Islam melalui penjelasan berikut ini.
Apa Arti Iftar?
Iftar adalah istilah yang diserap dari bahasa Arab, yakni ifαΉΔr, yang memiliki arti "buka puasa". Akar katanya berasal dari afαΉara yang bermakna berbuka puasa, dan faαΉara yang berarti membatalkan puasa.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), iftar secara resmi diartikan sebagai "hal berbuka puasa". Jadi, iftar merujuk pada aktivitas utama mengakhiri puasa pada saat matahari terbenam atau ketika azan Magrib berkumandang.
Ini adalah momen puncak harian di bulan Ramadan yang menandakan selesainya kewajiban menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu seharian penuh.
Perbedaan Iftar dan Takjil
Banyak orang yang mengira iftar dan takjil adalah hal yang sama. Faktanya, Takjil memiliki makna yang jauh lebih spesifik.
Berasal dari bahasa Arab ta'jΔ«l (dari kata 'ajjala atau 'ajila), takjil memiliki arti harfiah "menyegerakan" atau "bersegera". Merujuk penjelasan pada laman Balai Bahasa Provinsi Aceh, takjil dalam bahasa Indonesia diserap menjadi dua bentuk:
- Sebagai Kata Kerja (Verba)
Perbuatan menyegerakan berbuka puasa begitu waktunya tiba, sesuai dengan sunah Rasulullah SAW. - Sebagai Kata Benda (Nomina)
Makanan atau minuman ringan yang dikonsumsi pertama kali untuk membatalkan puasa sebelum menyantap hidangan utama (makan besar).
Jadi, Iftar adalah kegiatan berbuka puasa secara keseluruhan. Sedangkan takjil adalah anjuran untuk segera berbuka atau makanan ringan (seperti kurma, kolak, atau es buah) yang disantap saat iftar.
Apa Itu Mokel? Pengertian dan Hukumnya
Berbeda dengan iftar dan takjil yang bernilai ibadah, Mokel adalah istilah yang merujuk pada tindakan negatif. Berasal dari bahasa pergaulan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, mokel artinya membatalkan puasa sebelum waktunya (di siang bolong) tanpa alasan yang dibenarkan dalam agama (tanpa uzur syar'i).
Istilah lain yang sering digunakan untuk aktivitas ini adalah "budi" atau buka diam-diam.
Dalam ajaran Islam, membatalkan puasa dengan sengaja tanpa alasan yang sah adalah perbuatan tercela dan dosa besar. Pelakunya bahkan dapat dikenakan kafarat (denda syariat). Mengutip kitab Fikih Empat Mazhab, hukuman bagi yang sengaja membatalkan puasa tanpa uzur syar'i adalah:
- Berpuasa selama dua bulan berturut-turut.
- Memerdekakan seorang budak (jika tidak sanggup berpuasa).
- Memberi makan 60 orang fakir miskin, dengan porsi masing-masing 1 mud makanan pokok (jika opsi sebelumnya tidak memungkinkan).
Orang yang sengaja mokel juga kehilangan keberkahan Ramadan yang tidak bisa diganti di bulan lain. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa tidak puasa satu hari di bulan Ramadan tanpa adanya keringanan yang Allah 'azza wa jalla berikan kepadanya, maka tidak akan bisa menjadi ganti darinya, sekalipun ia berpuasa selama satu tahun." (HR. Abu Hurairah).
Doa Berbuka Puasa Ramadan
Untuk menyempurnakan ibadah detikes, berikut adalah salah satu doa berbuka puasa yang lazim dibaca umat Islam di Indonesia saat menyantap takjil:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨ¨ΩΩΩ Ψ’Ω ΩΩΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺ Ψ¨ΩΨ±ΩΨΩΩ ΩΨͺΩΩΩ ΩΩΨ§ Ψ§ΩΨ±ΩΨΩΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΩΩΨΩΩ ΩΩΩΩΩ
Latin: Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.
Artinya: "Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki serta kasih sayang-Mu aku berbuka."
Semoga penjelasan mengenai iftar, takjil, dan mokel ini menambah wawasan detikers dalam menjalani ibadah puasa. Selamat menunaikan ibadah di bulan suci Ramadan!
Simak Video "Video: Iftar dengan Menu Khas Nusantara di Resto Hotel Bintang 5 "
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)











































