Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengecek hunian sementara (Huntara) yang dibangun untuk warga di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Dody sempat melihat berbagai fasilitas yang tersedia di bangunan tersebut.
Rombongan Dody tiba di Huntara Kementerian PU yang dikerjakan Waskita Karya, Selasa (24/2/2026). Di lokasi, ada sejumlah blok yang sudah diisi warga setempat.
Di dalam setiap unit tersedia kipas angin, exhaust fan, serta ventilasi sehingga udara di dalam lebih adem. Selain itu, di setiap blok juga tersedia kamar mandi, tempat cuci serta fasilitas air bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di bagian depan Huntara terdapat area permainan anak. Sebagian warga di Desa Rumoh Rayeuk sudah menempati Huntara sejak 20 hari lalu.
"Fasilitasnya standar, lebih nyaman di dalam daripada di sini (di luar). Di sini panas, di dalam tuh saya dingin malah, nggak gerah, bener-bener nggak gerah di dalam," kata Dody kepada wartawan.
Menurutnya, di desa tersebut sudah ada lima blok Huntara milik Kementerian PU yang akan dihuni 60 kepala keluarga. Pihaknya, BNPB dan bupati setempat berkoordinasi cepat sehingga data calon penghuni Huntara tersebut sudah dilengkapi.
"Sehingga begitu kita selesai membangun, masyarakat bisa langsung masuk," jelas Dody.
Sejauh ini sudah ada 44 blok Huntara milik Kementerian PU yang dibangun di Aceh Utara. Pihaknya akan terus melakukan pembangunan sesuai permintaan pemerintah setempat.
Dody menjelaskan, progress konstruksi di Langkahan secara umum telah selesai, dengan penyempurnaan minor yang terus dilakukan di lapangan.
"Ini sudah selesai semua, jadi tinggal penyelesaian pekerjaan kecil-kecil. Dalam menyelesaikan satu blok untuk 12 KK, Kementerian PU membutuhkan waktu sekitar 2 minggu," ujar Dody.
(agse/nkm)











































