Profil Piche Kota, Jebolan Indonesian Idol yang Jadi Tersangka Kasus Pemerkosaan

Profil Piche Kota, Jebolan Indonesian Idol yang Jadi Tersangka Kasus Pemerkosaan

Dwi Puspa Handayani Berutu - detikSumut
Senin, 23 Feb 2026 15:39 WIB
Piche Kota
Foto: Instagram Piche Kota
Jakarta -

Dunia hiburan di Indonesia tengah dikejutkan oleh kabar kurang mengenakkan yang menimpa salah satu artis berbakat dari Indonesia Timur. Piche Kota, penyanyi yang baru-baru ini meraih popularitas melalui rating manis di Indonesia Idol Season 13, kini harus menghadapi kenyataan pahit.

Bukan karena persaingan di panggung, tetapi karena status hukumnya yang secara resmi dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kejahatan di Kabupaten Belu, NTT. Padahal, pemuda bernama Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota ini diharapkan menjadi bintang besar berikutnya dari Nusa Tenggara Timur.

Profil Lengkap Piche Kota

Dilansir dari detik pop, nama lengkapnya adalah Petrus Yohannes Debrito Armando. Ia adalah seorang pemuda kelahiran 4 Februari 2002, dari Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Piche dibesarkan dalam keluarga yang cukup terhormat, ayahnya Antonius Chr. Djaga Kota, dikenal sebagai anggota DPRD Kabupaten Belu, sedangkan ibunya bernama Elfrida Martha Mauluan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai anak bungsu dari empat bersaudara perempuan, Piche menerima dukungan penuh untuk mengejar mimpinya. Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas di SMA Negeri 1 Atambua, ia memutuskan untuk fokus mengembangkan bakat vokalnya dan tidak langsung melanjutkan ke perguruan tinggi.

Langkah besar bagi Piche dimulai ketika Piche Kota mengikuti audisi Indonesian Idol Season 13 pada tahun 2025. Perjalanannya tidak mudah,ia harus menempuh perjalanan dari Atambua ke Kupang untuk mendapatkan Tiket Emas.

ADVERTISEMENT

Berkat suaranya yang unik dan merdu saat menyanyikan lagu-lagu seperti "Kapan Kau Kembali" (Loela Drakel) dan "Zona Nyaman" (Fourtwnty), Piche berhasil memikat para juri dan penonton. Popularitasnya telah menciptakan basis penggemar setia yang dikenal sebagai Picheverse.

Beberapa pencapaian penting dalam kariernya termasuk merilis single berjudul "Bahagia Lagi." Ia juga menjadi bagian dari proyek lagu " Pada Satu Cinta" bersama maestro musik Indonesia, Yovie Widianto.

Sejauh ini, proses hukum masih berlangsung di Kantor Polisi Belu untuk menyelidiki fakta-fakta di balik insiden tersebut. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama idola muda, tentang pentingnya menjaga integritas di luar panggung.

Karier musik Piche, yang dulunya diharapkan bersinar melalui kolaborasi dengan musisi ternama seperti Yovie Widianto, kini menghadapi momen yang menantang. Masyarakat kini menunggu untuk mengetahui lebih lanjut dari pihak kepolisian dan manajemen mengenai status Piche Kota di industri hiburan lokal.

Artikel ini ditulis oleh peserta magang Kemnaker, Dwi Puspa Handayani Berutu di detik.com



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads